oleh

Perumda Tirtauli Siantar mulai Sosialisasi Beban Tetap ke Masyarakat

SIANTAR | GN

Diterapkan bukan kepada masyarakat menengah ke bawah, melainkan menengah ke atas.

Demikian pesan sosialisasi pemberlakuan beban tetap bagi konsumen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtauli Kota Siantar, di kantor Kecamatan Siantar Martoba, Jumat (05/02/21) sekira pukul 10:00 WIB.

Dalam sosialisasi yang diikuti langsung masyarakat Kecamatan Siantar Martoba sekitarnya, Camat Siantar Martoba, Prasizu, mengatakan bahwa acara tersebut adalah pertama kali digelar pihak kecamatan selama masa Tahun 2021.

“ini adalah suatu kebanggaan di tahun ini di kecamatan Siantar Martoba. Karena apa?
Karena kegiatan ini adalah pertemuan pertama di tahun 2021 dan sekaligus sosialisai pertama yang dilakukan oleh Perumda Tirtauli Siantar. Terkait beban tetap yang akan dilaksanakan,” ujar Prasizu dalam pembukaan sosialisasi

Prasizu juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada panitia sosialiasi dan Perumda Tirtauli Siantar, telah memercayai Kecamatan Siantar Martoba sebagai pembuka acara sosialisasi yang direncanakan untuk 8 kecamatan.

Sementara itu Dewan Pengawas Perumda Tirtauli Siantar, Deni Damanik, dalam kesempatan itu mengatakan, program beban tetap dilaksanakan untuk memudahkan dan melancarkan perairan di masyarakat.

“Walau pun terdengar ini sebagai beban, namun inilah suatu hal yang harus kami laksanakan untuk memudahkan dan melancarkan air di masyarakat. Dan kami akan berjuang sungguh-sungguh untuk melayani masyarakat.
Karena tanpa masyarakat kami tidak akan mungkin bisa merealisasikan program ini. Semoga masyarakat yang ada di sini bisa memahami,” ujar Deni.

Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirtauli, Berliana Napitu, menambahkan, program sama pernah diterapkan pada tahun 2013 lalu. Namun, berhubung karena ada kenaikan tarif yang sangat tinggi maka berhenti.

“Program ini kita berlakukan untuk pelanggan golongan menengah ke atas. Sementara untuk golongan menengah ke bawah kita pending dulu selama 6 bulan kemudian,” ungkapnya.

Sementara Ketua Pelaksana Sosialisasi, Zainul Arifin Siregar, pada akhir sosialisasi berharap, kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk bisa menyerap maksud dan tujuan dari kegiatan yang digelar. Sekaligus mampu menyebarluaskan informasi terkait beban tetap dimaksud.

“Dari apa yang dipaparkan oleh para narasumber tadi, kita yang hadir di sini harus bisa menjelaskan kepada masyarakat di lingkungan kita masing-masing nanti. Sehingga, sosialisasi ini membawa manfaat,” harap Zainul.

Selain diikuti warga, sosialisasi juga diikuti Ketua DPD Garda NKRI, Fikkri Sinaga. Sebagai elemen masyarakat yang menyintai kemajuan Kota Siantar, Fikkri mengaku siap mendukung program penerapan beban tetap oleh Perumda Tirtauli Kota Siantar. “Kita dukung,” tutup Fikkri singkat.

Program penerapan beban tetap sendiri dilakukan Perumda Tirtauli, dengan menerapkan tagihan pemakaian air di angka 10 meter kubik. Sekali pun pemakaian air di bawah itu, pembebanan tarif diberlakukan tetap.

Penerapan program tersebut belum diberlakukan bagi konsumen bertaraf ekonomi menengah ke bawah. (Rido/Amin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA