oleh

Sakral…! Kriteria Ini Dianggap Tepat Mengisi Kursi Wakil Wali Kota Siantar

SIANTAR | GN

Alasan sakral menjadi dasar mengapa kriteria ini harus dipenuhi oleh sosok yang kelak mengisi kursi Wakil Wali Kota Siantar mendampingi Dokter Susanti Dewayani.

Ketua Gerakan Pemuda Mahasiswa Islam Simalungun (Gemaisi) Alpian Sinaga, bahkan mengaku telah mengusulkan permohonan kepada delapan pimpinan parpol di pusat. Agar kelak dalam memilih sosok Wakil Wali Kota Siantar, kriteria yang dimaksud menjadi pertimbangan kuat.

“Kita mengusulkan dengan alasan sakral. Tapi sebatas kriterianya saja. Yakni beretnis Simalungun. Soal siapa namanya, kita tidak pada ranah se-spesifik itu. Tapi yang jelas, kita menangkap sinyal kesakralan sehingga ini harus diakomodasi,” kata Alpian Sinaga, Rabu (20/01/2021) sore.

Dijelaskan Alpian lagi, Gemaisi menangkap sinyal kesakralan itu, mengulas dari riwayat perjalanan Pilkada Siantar yang berlangsung selama dua periode belakangan ini.

Di mana sambung Alpian, dua kali Pilkada telah digelar, calon Wali Kota Siantar terpilih meninggal dunia sebelum dilantik. Pertama Hulman Sitorus dan teranyar Asner Silalahi.

“Ini menurut kami adalah sinyal kesakralan yang perlu kita cermati bersama. Bahwa dua kali Pilkada Siantar, calon wali kota pemenangnya meninggal dunia,” papar Alpian.

Tidak bisa dipungkiri tambah Alpian lagi, Kota Siantar merupakan tanah asli Suku Simalungun. Namun sepanjang sejarah Pilkada Langsung digelar, etnis Simalungun tidak pernah mendapat kesempatan memimpin di tanah kelahirannya.

Bahkan persepsi Alpian, parpol terkesan enggan untuk mau mengusung putra asli Simalungun untuk maju di perhelatan Pilkada.

“Ini perjalanan sejarah yang tak bisa kita abaikan. Suku Simalungun “pemilik” asli Kota Siantar. Tapi tak pernah mendapat kesempatan. Demi menghormati alam dan Tuhan Yang Maha Esa, alangkah baiknya sosok yang kelak mengisi kursi Wakil Wali Kota Siantar berasal dari etnis Simalungun,” harap Alpian.

Dengan ditunjuknya sosok dari etnis Simalungun nantinya menduduki kursi Wakil Wali Kota Siantar mendampingi Susanti, Alpian berharap lagi, Pilkada 2024 kelak hal serupa di dua kali Pilkada sebelumnya tak terulang lagi.

Sementara surat permohonan kepada delapan Parpol yang diterima redaksi, telah dilayangkan Gemaisi lengkap ditandatangani Sekretaris Mahipin Saragih, Rabu (20/01/2021) pagi. Surat bernomor
03/GEMAISI/Pms/I/2021, itu menerakan perihal ‘Kearifan Lokal Siantar’.

Surat permohonan juga ditembuskan kepada pengurus partai di tingkat daerah dan provinsi. (Rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA