oleh

PTPN IV Tak Menyerobot Tapi Amankan Aset

SIMALUNGUN | GN

Management Perkebunan Nusantara IV Kebun Bah Jambi Simalungun, membantah pemberitaan di salahsatu media yang menuding pihak PTPN IV melakukan pengrusakan tanaman jagung dan ubi milik warga.

Bantahan ini disampaikan management perusahaan lewat Asisten Personalia Kebun Bah Jambi Comer Purba SH, Rabu (16/09/2020) sore.

“Lahan HGU yang diduduki sekelompok masyarakat atas nama Bonar Silalahi Cs tersebut, terletak di Afdeling II Tahun Tanam 1995 Blok 95. A, B, C, D, E, F I, J dan K. Seluas 85 hektare yang merupakan Areal Tanaman Ulang (Replanting) yang siap tanam dan dalam jangka waktu dekat akan dilaksanakan tanaman perdana,” kata Comer.

Masih Comer, pihak Manajemen PTPN IV memastikan, sejak Kamis (13/8/2020) hingga Rabu (16/9/2020), warga masyarakat Nagori Mariah Jambilah yang menggarap / menyerobot lahan PTPN IV Kebun Bah Jambi dan menanam tanaman jagung, pisang dan ubi kayu.

Menurut Comer lagi, kedatangan tim manajemen ke lokasi lahan penggarapan bersama TNI dan polri, bukan sebagai langkah lain kecuali menyelamatkan aset kebun seperti yang diamanahkan Undang – undang Agraria tentang Hak dan Kewajiban Penerima HGU.

“Kedatangan kita dengan aparat adalah bentuk mengawal proses panen, mengawal areal kita dari para penggarap tanpa ada melakukan intimidasi kepada para penggarap walaupun kami tau bahwa mereka salah. Akan tetapi giat yang kami lakukan sudah sesuai prosedur dan SOP tanpa merugikan pihak manapun,” jelas Comer.

Diketahui, bahwa Lahan yang digarap warga merupkan masih milik PTPN IV Kebun Bah Jambi dengan Surat Keputusan BPN Nomor 14/HGU/BPN /2003. HGU tersebut berakhir tanggal 31 Desember 2026. (Rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA