oleh

Asner Silalahi, Sang “Penakluk” Para Ketua (Bahagian-3)

Laporan: Rizky Mulyadi Harahap/ Syawal Tarigan

Perbincangan kami bersama Asner Silalahi makin hangat nyerempet sana sini. Tapi soal bagaimana cara Asner Silalahi menaklukkan hati para ketua partai politik, belum terjawab.

Asner melanjutkan perbincangan. Setelah menggapai tujuan mendapat gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Darma Agung Medan, pada kisaran tahun 1984, Asner mulai berhasrat meniti karir. Mengimplementasikan ilmu yang diperolehnya dari perguruan tinggi.

Memasuki usia 26 tahun, Asner pun mendapat peluang. Dipercaya menjadi konsultan pembangunan irigasi kawasan Kabupaten Simalungun.

Kesempatan itu menjadi titk penyemangat sekaligus awal karir Asner untuk menggapai masa depan. Kesuksesan di langkah awal mengantarkan Asner melanjutkan karir di Provinsi Papua.

Keahliannya soal teknik khususnya Sipil, menjadikan Asner terlibat langsung dalam berbagai proyek pembangunan nasional bersama departemen PUPR saat itu.

Selama bertugas di Papua sebagai ASN, Asner kerap tak bisa lupa dengan Siantar. Setiap tahun Asner rajin pulang kampung untuk bertemu keluarga dan melepas rindu masa kecilnya.

Bahkan sampai melepas masa lajang dan dikaruniai anak tiga, Asner tak pernah lupa untuk pulang kampung dan menyempatkan diri berkeliling melihat kemajuan kota.

“Saya sering pulang ke Siantar tiap tahun. Keluarga banyak di sini. Selain melepas rindu dengan keluarga, juga untuk mengenang masa kecil. Semua itu membuat saya bahagia,” ucap ayah tiga anak ini.

Kecintaan Asner pada kampung halaman, tidak bisa lepas dari keinginan Asner untuk merubah Siantar pada arah yang lebih maju.

“Saya terpanggil untuk mengabdikan diri demi merubah wajah Siantar menjadi kota idaman bagi semua kalangan,” papar suami dari Julianti Sihombing ini menegaskan alasan untuk maju di Pilkada Siantar Desember 2020 mendatang. (Bersambung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA