oleh

Amran – Hasyim Bersanding?

SIMALUNGUN – GN

Gerakan menyandingkan Amran – Hasyim di Pilkada Kabupaten Simalungun makin masif. Bahkan, ide itu muncul dari para tokoh muslim yang berafiliasi dengan KAHMI Simalungun.

Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Simalungun, Bakhtiar Sinaga, sudah mulai mencium gerakan tersebut. Namun, Bakhtiar belum bisa mengetahui secara pasti siapa tokoh yang mengatasnamakan KAHMI mendengungkan gerakan tersebut.

“Banyak laporan masuk ke kami akhir-akhir ini ada yang mengatasnamakan KAHMI membuat gerakan menyandingkan Amran dan Hasyim. Tolong beritahu saya siapa itu,” pinta Bakhtiar menjawab GOBERnews yang coba meminta klarifikasi kepadanya, Minggu (17/07/2020) sekira pukul 15.00 WIB.

Secara tegas, Bakhtiar menambahkan jika KAHMI Simalungun tidak terjun langsung dalam politik praktis. Karena itu, siapa pun yang mengatasnamakan KAHMI dalam kepentingan politik praktis, itu hanya bersifat pribadi. Bukan organisasi.

“Saya tegaskan sekali lagi. Kalau ada yang mengatasnamakan KAHMI di dalam politik praktis, itu adalah bersifat pribadi. Bukan pandangan organisasi,” tutup Bakhtiar.

Sebelumnya, tersebar kabar ke publik, tokoh-tokoh sentral KAHMI Simalungun tengah melakukan gerakan untuk membangun koalisi Amran – Hasyim untuk menjadi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun di Pilkada Desember 2020 mendatang.

Konon kabarnya, gerakan ini sebagai reaksi dari prank (gurauan) politik yang dilakukan Rospita Sitous terhadap Amran Sinaga. Di mana sebelumnya, Rospita Sitorus yang dinilai akan berkoalisi dengan Amran Sinaga, justru beralih mendampingi Anton Saragih dengan partai pengusung dari PDI Perjuangan.

Harapannya, dengan menyatunya Amran – Hasyim, maka Anton – Rospita akan mudah dikalahkan. Amran – Hasyim sebagai pasangan muslim – muslim, nantinya akan lebih mudah merebut suara muslim di Simalungun yang jumlahnya mayoritas. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA