oleh

Terbongkar! Hefriansyah Tak Didukung Satupun Parpol hanya Lantaran…?

SIANTAR – ST

Publik bertanya-tanya kenapa Hefriansyah Noor tak mendapat kepercayaan dari satu pun partai politik untuk diusung di Pilkada Siantar Desember 2020.

Salah-seorang pentolan dari partai politik Kota Siantar, mengungkapkan, hal sepelelah yang sesungguhnya membuat Hefriansyah tak mendapat rekomendasi dari satu pun partai politik pemilik kursi di legislatif.

“Hanya soal komunikasi saja. Beliau (Hefriansyah) tidak mau menjalin komunikasi kepada satu pun parpol di Kota Siantar. Hanya karena itu saja,” ujar partai politik yang namanya enggan ditulis, Sabtu (18/07/2020) sore.

Komunikasi sambungnya, selalu dikedepankan dalam partai politik. Apalagi, di dalam masa pemilu. Sebelum menetapkan siapa calon wali kota dan wakil wali kota, partai politik membuka ruang komunikasi terlebih dahulu kepada seluruh putra putri terbaik di Kota Siantar. Dengan cara, membuka pendataran.

“Pendaftaran dibuka untuk semua dan siapa saja yang berkeinginan menjadi wali kota dan wakil wali kota. Tidak terkecuali Hefriansyah. Sayangnya, Hefriansyah tidak mau mendaftar ke parpol mana pun sampai akhirnya jadwal pendaftaran ditutup,” sambungnya.

Setelah masa pendaftaran usai, masuk ke tahap selanjutnya. Yakni seleksi dan lain sebagainya. Tahapan dan mekanisme inilah yang ternyata, tidak diikuti oleh Hefriansyah dari tingkat Kota Siantar.

“Jadi sepele sekali. Kalau saja dia mau mengikuti mekanisme yang sudah merupakan garis ketentuan partai, saya kira dia berpeluang untuk diusung partai politik. Sayangnya dia tidak merasa perlu mengikuti itu. Wajar saja kalau partai politik tak satu pun menjatuhkan pilihan kepada orang yang tidak mendaftar. Sedangkan mendaftar saja belum tentu dipilih, apalagi tak mendaftar,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor, gagal mendapatkan dukungan partai politik sebagai syarat mendaftarkan diri sebagai calon wali kota. Dari partai politik yang ada kursi di DPRD Kota Siantar, tak satu pun bersedia memilih Hefriansyah untuk diusung di Pilkada Desember 2020 mendatang.

Dengan tidak adanya dukungan partai politik pemilik minimal 6 kursi di DPRD Siantar, Hefriansyah dipastikan tak bisa mendaftarkan diri sebagai calon wali kota ke KPUD Kota Siantar. Pasalnya, syarat dukungan partai politik adalah mutlak dan harga mati. (ADK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA