oleh

Radiapoh: Saya Senang Dikritik

SIMALUNGUN – ST

Bakal calon (balon) Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, mengaku senang dikritik. Bahkan, kritik baginya merupakan tambahan suplemen untuk berbenah diri.

Menjelang Pilkada Simalungun Desember 2020 mendatang, suhu politik di Simalungun makin memanas. Radiapoh Hasiholan Sinaga, bakal calon yang dianggap mulus bisa mendaftarkan diri ke KPUD Simalungun, kerap menjadi sasaran tembak bias politisasi pihak tertentu.

Bagaimana tidak, Partai Golkar sebagai pemilik suara terbesar di parlemen dengan jumlah 9 kursi, secara sah sudah memberikan rekomendasi kepada Radiapoh yang didampingi wakilnya Zonny Waldi.

Dengan dukungan Golkar, Radiapoh hanya tinggal membutuhkan 1 kursi lagi sebagai syarat mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati Simalungun.

Tak ayal dengan posisi yang sudah berada di ‘atas angin’ dibandingkan kandidat lain, Radiapoh tak bisa menghindar dari sasaran bully para buzzer kompetitornya.

Tak jarang bahkan, Radipoh harus menjadi sasaran fitnah dan opini bernuansa ujaran kebencian. Namun di luar dugaan, derasnya serangan mengarah ke Radiapoh, sosok pengusaha ini justru menanggapinya secara dewasa.

“Kalau itu kritik, saya senang. Itu akan saya jadikan suplemen untuk makin berbenah diri. Apalagi kritik itu bersifat fundamental dan konkrit demi kemajuan Simalungun, saya Wellcome. Mari kita diskusi,” tutur Radiapoh dihubungi Sabtu (18/07/2020) pagi sekira pukul 11.00 WIB.

Soal fitnah dan ujaran kebencian yang sengaja diarahkan kepadanya lewat jejaring sosial bahkan media online, Radiapoh menganggap hal itu sebagai warna-warni demokrasi dan kepentingan politik semata.

“Soal itu (fitnah dan ujaran kebencian) kan kita harus lebih arif serta bijaksana menyikapinya. Yang terpenting untuk diketahui, niat saya maju di Pilkada Simalungun semata-mata demi membangun tanah kelahiran saya. Semua elemen masyarakat akan saya ajak bersama-sama ikut berperan di dalam pembangunan nantinya. Hidup saya ini akan saya curahkan untuk mengabdi pada tanah habonaron dobona yang saya cintai,” tutup Radiapoh.

Tidak dipungkiri, Radiapoh sudah diketahui publik mempunyai properti tersebar di seluruh Indonesia. Perkebunan ribuan hektare di beberapa tempat dengan ribuan karyawan.

Sangat sulit dibantah dengan kemampuannya membangun bisnis besarnya saat ini, Radiapoh bertujuan mengejar materi untuk menjadi bupati. Dengan kepemimpinannya kelak, bahkan publik percaya Kabupaten Simalungun akan membawa lompatan kemajuan yang signifikan. Apalagi, didampingi oleh birokrat pengalaman sekelas Zonny Waldi. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA