oleh

Anak Sipirok Tertipu Rp25 Miliar?

JAKARTA | GN

Sosok pengusaha asal Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara, mengaku tertipu hingga Rp25 miliar.

Nasib nahas ini dialami Hasanuddin Harahap, terkait pengerjaan proyek. Sayangnya, belum ada penjelasan resmi terkait proyek yang dimaksudnya itu.

Secara pasti, kasus itu katanya bakal diteruskan ke pihak berwajib. Mengingat, perusahaan yang dikelolanya kini bangkrut.

Tak terima dengan keadaannya, Hasanuddin Harahap kini menggandeng pengacara senior Pitra Romadoni Nasution untuk menyelesaikan permasalahan proyeknya yang telah dikeluarkan kurang lebih Rp25 miliar.

Pitra Romadoni Nasution, menyatakan bahwa dirinya menemukan ada dugaan tindak pidana terhadap bangkrutnya Hasanuddin Harahap setelah melakukan gelar perkara bersama timnya.

“Kemungkinan besar saya akan tindak pihak-pihak yang ikut serta dalam permasalahan yang menimpa Hasanuddin Harahap. Dan tidak menutup kemungkinan bakalan ada lagi pihak-pihak yang terlibat dalam permasalahan ini akan kami bawa ke proses hukum,” ucapnya, Rabu (8/4/2020).

Pitra melanjutkan pihaknya saat ini hanya mengimbau agar pihak-pihak yang saat ini dalam proses, segera mengembalikan kerugian dari kliennya agar permasalahan ini tidak semakin melebar jauh.

“Saat ini masih kita tutup nama-nama terkait sembari menunggu iktikad baiknya. Pasti bakalan kita buka siapa para penipu-penipu ini nantinya biar publik juga tahu dan antisipasi untuk berbisnis dengan nama-nama yang kami rahasiakan tersebut,” bebernya.

Pitra juga menambahkan, dirinya masih menunggu iktikad baik terhadap pihak-pihak mitra kerja Hasanuddin Harahap untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dalam jangka waktu 1×24 jam.

“Kita lihat besok kalau belum ada penyelesaian secara musyawarah saya akan seret ini ke proses hukum. Saya kira ini bisa diselesaikan dan nama-nama pihak yang akan kami tindak tegas secara hukum masih kami rahasiakan sembari menunggu iktikad baik dari mereka semua,” tutupnya. (SN/ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA