oleh

Demi Satgas TMMD ,Ranto Saragih Gratiskan Sebagian Makanan dan Minuman di warung nya.

Simalungun – Berkah dirasakan tentara di tim Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)ke-107 yang tengah berlangsung di Dusun Sombul Hasurungan, Kecamatan Raya Kahean.Untuk urusan perut, mereka dipastikan tidak akan kelaparan menyusul banyaknya stok makanan dan minuman di lokasi sasaran. Terlebih adanya Gorengan Dan Kopi gratis bagi personel Satgas TMMD yang diberikan seorang pemilik Warung Ranto Saragih.

Ranto Saragih salah Satu pemilik warung di dusun Sombul yang kebetulan tinggal di lokasi TMMD tersebut. Sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasihnya, Ranto pun tak segan-segan memberikan Gorengan Dan kopi Gratis kepada personel Satgas TMMD untuk dikonsumsi disela-sela mereka bekerja.

“Rumah saya itu dekat dengan Lokasi TMMD. Jadi sangat senang sekali kalau ada Jalan yang dibangun dalam program TMMD ini. Sehingga saya pun dengan ikhlas memberi Gorengan dan Kopi ini semampu saya untuk dinikmati bapak-bapak tentara. Warung ini milik saya sendiri dan sudah belasan tahun berdiri baru kali ini ada TNI yg banyak minuk disini,” jelas Ranto Kamis (19/3/2020).

Seorang anggota Satgas TMMD yang berasal dari Lantamal/Belawan Sertu Marinir Hidayat membenarkan dirinya bersama rekan-rekannya yang lain selalu merasakan kenikmatan gorengan buatan Istri Bpk Ranto ini. Adanya Gorengan tersebut, bisa menjadi ‘teman’ disela-sela bekerja membangun pembukaan Jalan sepanjang 6138 Meter.

“Terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut berperan dalam berbagai hal demi suksesnya TMMD,” sambung Sertu Marinir Hidayat.

Keterlibatan warga tidak hanya itu. Bahkan ibu-ibu PKK Dusun Sombul Hasurungan Nagori Durian Banggal dengan kompak juga ikut membantu dalam penyiapan sarana dapur umum di Pos Kotis TMMD. Dapur umum ini, lanjut Ranto saragih digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan prajurit selama TMMD. Terlebih selama TMMD para tentara juga tinggal bersama di rumah-rumah warga yang sudah disiapkan.

Ranto Saragih pun tidak menyangka bahwa tentara-tentara yang bertugas tidak tampak menakutkan sekalipun. Justru mereka dapat bersikap sopan dan baik.

“Selama ini kami mengira kalau tentara itu galak, serem sehingga membuat kami takut. Tapi sekarang semua itu salah, karena tentara juga sama dengan masyarakat lainnya,” tandas dia.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA