oleh

Asner Silalahi Mirip Gaya Hulman, Hefriansyah Noor hanya Pencitraan

SIANTAR | GN

Belum lepas dari ingatan saat 17 pintu rumah di Jalan Perak musnah terbakar. Hanya hitungan jam usai peristiwa naas itu, Wali Kota Siantar Hulman Sitorus, langsung mengurai derita para korban. Bukan sekadar menyatakan status tanggap bencana, Hulman mengambil inisiatif menanggung kembali pembangunan rumah para korban.

Sayangnya, kenangan beberapa tahun lampau, itu belum nampak tanda-tanda akan terulang dari kepemimpinan Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor. Hari kedua pascakebaran melanda 18 rumah warga Gang Sewu, Hefriansyah hanya menyatakan status tanggap bencana. Hefriansyah hanya memberikan kata-kata penghibur kepada para korban.

Seolah melumat rasa mustahil, bakal calon Wali Kota Siantar Asner Silalahi, membangunkan adrenaline masyarakat Kota Siantar. Terutama, para korban kebakaran. Ketika di mana Asner menemui para korban di tenda pengungsian, Minggu (9/02/2020) siang. Asner dengan tulus dan lantang menegaskan.

“Saya turut prihatin dan berharap bapak ibu tabah menghadapi musibah ini. Semoga bantuan saya yang tidak seberapa ini bisa bermanfaat buat bapak ibu,” ujar Asner di tengah kunjungannya menemui para korban.

Kalimat paling megejutkan dan seolah membangkitkan harapan para korban bisa menjadi kenyataan, Asner dengan tegas menimpali lagi kalimatnya. “Seandainya saya sudah jadi wali kota defenitif, rumah bapak ibu yang terbakar akan kami bangun kembali dalam tempo 2 minggu,” tegas Asner disusul tetesan air mata yang jatuh di pipi para korban.

Mustahil memang. Tapi kalimat itu membungkus harapan besar masyarakat terutama para korban kebakaran, agar Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor, tidak saja melulu pencitraan. Kebijakan dan kemampuan sebagai pemimpin diharapkan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi para warga kota. Apalagi korban kebakaran.

“Asner Silalahi jelas bergaya Hulman, tapi sayang belum jadi wali kota. Kita berharap, wali kota ke depan ya seperti Asner ini. Kemampuan memimpin Siantar ke depan dibutuhkan dari orang seperti Asner. Beliau lebih mementingkan kepentingan warga yang lebih membutuhkan,” ujar Samsudin Harahap, tokoh masyarakat setempat. (Ung)

,

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA