oleh

Nenggak Tuak Colok Sabu dan Ganja, Sirait ‘Mabra’ di Penjara

SIANTAR | GN

Minum tuak coloknya ganja. Menggoreng sabu sebagai penutupnya. Kalau itu sempat dilakukan Chamron Posdam Sirait, pengaruhnya pasti masih brasa (mabra) sampai dalam penjara.

Jejak hitam kehidupan warga Jalan Enggang Kelurahan Siponggol-pinggol Kecamatan Siantar Barat, ini awalnya sampai ke telinga polisi. Pria 41 tahun ini disebut-sebut kerap menghisap ganja saban minum tuak di warung Marga Tampubolon. Tak jauh dari rumahnya.

Polisi bergerak menindaklanjuti informasi. Beruntung Sirait masih didapati berada di lokasi. Kikuk. Salah tingkah dihantui rasa bersalah, Sirait coba membuang barang bukti. Nasi sudah jadi bubur. Polisi keburu mengepungnya dan tak bisa kabur.

Sirait diminta memungut kantongan plastik biru yang dicampakkannya. Begitu dipungut oleh Sirait, polisi memeriksa isinya. Ternyata ganja tiga paket berikut satu paket sabu-sabu. Tak bisa mengelak, Sirait pasrah digelandang dari lokasi warung tuak.

Sebelum dibawa ke kantor polisi, Sirait mengaku lagi masih menyimpan ganja di dapur rumahnya. Dari Sirait, polisi akhirnya mengamankan total barang bukti tiga paket narkotika diduga jenis ganja, satu paket sabu, satu unit handphone merk Prince, satu buah pipa plastik yang di dalamnya ada satu buah gulungan kertas putih yang berisi narkotika diduga jenis ganja 15,13 gram.

Kapolres Siantar AKBP Rudi Saragih, lewat press realisnya menegaskan, penangkapan pelaku berkat informasi warga. Untuk pengembangan serta proses hukum selanjutnya, Sirait terpaksa dijebloskan ke dalam penjara. (Ung/rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA