oleh

Wali Kota Siantar akan Terima Dampak Pergantian Kapoldasu!

SIANTAR | GN

Lain pemimpin pasti lain pola kerjanya. Pergantian Kapoldasu dari Irjen Pol Agus Endriarto ke Irjen Pol Martuani Sormin, diprediksi berimbas kepada Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor.

Demikian dikatakan Ir Bonatua Pos-pos, menyikapi pergantian pejabat tertinggi di Poldasu itu. “Sikit banyak pasti berimbas. Saya percaya itu,” prediksi Ketua Majelis Muslimin Indonesia (MMI) Kota Siantar ini, Jumat pagi (06/12/2019) sekira pukul 11.00 WIB.

Paling berpotensi sambung anggota DPRD Kota Siantar periode 1999-2004 ini, menyangkut kasus operasi tangkap tangan (OTT) Badan Pengelola Keuangan Daerah Kota Siantar, yang belum kunjung usai hingga sekarang.

“Kasus ini pasti akan diungkit kembali. Kapoldasu baru nantinya pasti ingin mengetahui secara rinci pertinggal beberapa perkara yang disisakan Kapolda lama. Yang lain, perkara gantung di daerah lain, juga diberlakukan hal yang sama,” ujar Bonatua.

Selain itu sambung Bonatua, kasus OTT ini begitu berpotensi untuk diurai kembali, mengingat perkaranya di Pengadilan masih berjalan. “Perkara ini makin bertambah potensial untuk diselesaikan karena persidangannya pun belum selesai. Fakta di persidangan nanti bisa sebagai dasar mengangkat kembali kasus OTT ini. Wali Kota Siantar Hefriansyah, siap-siaplah nangis lagi di Polda,” sindir Bonatua.

Sekadar diketahui, Kapolri telah menerbitkan Telegram Rahasia (TR) atas pergantian Kapoldasu dari Irjen Pol Agus Endriarto, kepada Irjen Pol Martuani Sormin. Irjen Agus ditunjuk sebagai Kabag Harkam Mabes Polri.

Sementara semasa Kapoldasu Irjen Agus menangani kasus OTT BPKD Siantar, penyidik telah menuntaskan perkara OTT dan melimpahkannya ke Pengadilan Tipikor Medan. Dua tersangka dalam perkara itu, yakni mantan Kepala BPKD Adiaksa Purba, serta Etty Zendrato yang menjabat sebagai Kabid di BPKD Kota Siantar. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA