oleh

Omzet Togel Meningkat Tajam

example banner

SIANTAR | GN-Masyarakat pecinta judi tebak angka (togel) di Siantar-Simalungun, sepertinya kian bertambah. Gambarannya bisa dilihat dari omzet yang meningkat tajam pascapilpres kemarin.

Salahseorang juru tulis (jurtul) togel di kawasan Kota Siantar, tidak membantah adanya peningkatan omzet akhir-akhir ini. “Lumayan nambah Bang. Siap Pilpres itu omzet naik terus,” katanya saat wawancara tertutup dengan Gobernews, kemarin.

Penambahan omzet sambungnya, berasal dari konsumen baru. Capaiannya, bisa hingga 30 sampai 40 persen dari omzet biasa. “Dah banyak konsumen baru bang. Ya, orang-orang kampung kami memang. Aku tak jual kalau sama orang tak kukenal,” ujar pria ini terbuka sambil berharap ke depannya, konsumennya bisa terus bertambah.

Selain untuk biaya hidup sehari-hari bagi anak istri, menjadi jurtul togel tetap dilakukannya karena sudah terbiasa. “Mo ngapain lagi bang? Kek gini aja tenang kok. Mau kerja apa lagi?” tuturnya sekaligus tak membantah kurun waktu 5 tahun belakangan ini menjadi jurtul togel, kebutuhan hidup keluarganya bisa terpenuhi.

Sementara hal serupa diutarakan jurtul togel di kawasan Simalungun. Dalam sehari katanya, omzet pendapatannya bahkan bisa mencapai lonjakan hingga 50 persen. “Dah muak orang bahas politik kurasa bang. Jadi bahas togellah,” seloroh pria ini.

Dua kali dalam sehari putaran togel berlangsung, baik juru tulis togel di Siantar mau pun Simalungun, memastikan tebakan angka yang dipasang konsumen jarang yang tepat. Artinya, bandar yang diuntungkan kalau sudah begitu. Tapi sesungguhnya, harapan para jurtul togel kebanyakan, justru sebaliknya. Acap kali putaran berlangsung, hendakla tebakan angka yang dipasang konsumen ada yang tepat. “Karena kalau kena, kan awak dapat tips lagi dari konsumen yang angka tebakannya keluar bang,” bebernya terbuka.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan gobernews.co.id, operasional togel dikendalikan oleh 4 sampai 5 bandar besar yang tersebar di Siantar – Simalungun. Para bandar disebut-sebut, saling berkoordinasi untuk pembagian wilayah pemasaran. Dengan begitu, tidak terjadi persaingan di tingkat jurtul.

Ketua Gerakan Muda Nahdatul Ulama (GMNU) Siantar – Simalungun, Immanuddin Damanik, miris mengetahui makin merebaknya judi togel akhir-akhir ini. Kapoldasu, diharapkan segera bertindak tegas terhadap jajarannya di tingkat Polres Siantar dan Simalungun. “Kita berharap Pak Kapoldasu segera bertindak tegas ke jajaran Polres Siantar dan Polres Simalungun. Sehingga, penyebaran judi tebak angka ini bisa semakin ditekan,” harapnya.

Masih kata Immanuddin, pihaknya banyak mendengar kabar terkait siapa-siapa saja nama para bandar judi togel. “Kalau di tengah masyarakat nama bandar itu sudah terdengar, tak mungkin di tingkat aparat para bandar itu tak bisa terdeteksi. Itu di luar logika menurut saya,” duganya. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI