oleh

Reskrim Polres Simalungun Turunkan Tim Usut Kelangkaan Pupuk

SIMALUNGUN | GN- Satuan Reskrim Polres Simalungun menurunkan tim mengusut kelangkaan pupuk bersubsidi dan akan menindak tegas para spekulan yang melakukan penimbunan.

Kasat Reskrim Polres Simalungun,AKP Mumammad Agus Setiawan, Minggu (20/10/2019), mengatakan, pihaknya mengharapkan partisipasi masyarakat dalam mengusut kelangkaan pupuk bersubsidi, dengan memberikan informasi kepada polisi jika mengetahui adanya agen atau penyalur yang melakukan penimbunan sehingga menyebabkan kelangkaan pupuk bersubsidi.

example banner

“Polisi mengharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat dengan memberikan informasi jika mengetahui agen atau penyalur melakukan penimbunan sehingga terjadi kelangkaan,” sebut Agus.

Agus menambahkan, polisi akan menindak tegas jika kelangkaan pupuk disebabkan penimbunan oleh spekulan.

Ketua Institute Law And Justice (ILAJ),Fawer Full Fander Sihite meminta polisi tidak menutup mata terhadap kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Simalungun. “Kelangkaan pupuk bersubsidi tidak boleh dibiarkan, karena meresahkan petani yang terpaksa membeli pupuk non subsidi dengan harga mahal,” sebut Fawer.

Selain itu kelangkaan pupuk bersubsidi menurutnya akan berdampak terhadap penurunan produksi padi dan tanaman pangan, karena petani yang tidak sanggup membeli pupuk non subsidi, memilih tidak lagi memupuk tanamannya. (putra marpaung) example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI