oleh

Terminal Tanjung Pinggir Terjerahak, Kota Siantar makin Sesak

-OPINI-133 views

Oleh: Frangky Sinaga

Konsentrasi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan inti Kota Siantar makin tak terkendali. Pool angkutan umum serta terminal liar yang dibiarkan beroperasi menjadi faktor terbesar sebagai penyebabnya.

Hanya di masa kepemimpinan Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor, upaya menanggulangi kepadatan arus kendaraan yang terkonsentrasi di pusat kota, tidak begitu terlihat pernah dilakukan. Terminal Tanjung Pinggir yang harusnya bisa dimanfaatkan, justru dijerahak (ditelantarkan) begitu saja.

Sampai tahun ke 3 kepemimpinan Pemko Siantar di tangan Hefriansyah, konsentrasi kendaraan umum di Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka, semakin menyesak. Apalagi saat jam sibuk di pagi hari dan jam sekolah sepanjang siang sampai sore waktu tiba pulang para pekerja.

Ledakan arus kendaraan sudah di ambang pintu kedatangan tahun politik. Sosok pemimpin kelak diharap mampu mengatasi situasi yang makin penat ini. Hefriansyah sudah selesai. Kemampuan serta daya leader ship darinya terbukti nol besar dalam mengatasi kesemrawutan lalu lintas kota.

Menghindari kemacetan di inti pusat kota harus ada upaya serius dari Pemko Siantar. Mengidupkan Terminal Tanjung Pinggir yang sekarang sudah dikelola Kementrian Perhubungan, seharusnya bisa dikoordinasikan. Semua armada bus sudah seharusnya ngepool di Terminal Tanjung Pinggir. Tidak lagi berserak di titik kota. Mengganti Kadis Perhubungan Kota Siantar sesungguhnya halal bagi wali kota yang bijak. Tapi rupanya, kinerja yang tak becus dari kadis dianggap hal wajar bagi wali kota yang juga sama-sama minim kemampuan. (*)

#Penulis adalah ketua Angkatan Muda Simalungun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA