oleh

Zul List: Penegak Hukum Langsung saja Usut Raibnya Bongkaran Bangunan Balerong

SIANTAR | GN-Aparat penegak hukum bisa mengusut langsung kasus raibnya sisa bongkaran material bangunan balerong tanpa harus menunggu laporan masyarakat.

“Tidak perlu aparat penegak hukum harus menunggu laporan dari masyarakat terlebih dahulu. Bisa langsung turun untuk mengusutnya,” kata Pemerhati Kebijakan Kota, Zul List, Rabu (24/04/2019) sore.

Ditambahkan Zul List, asset pemerintah yang sengaja dihilangkan apalagi dijual, masuk dalam kategori tindak pidana korupsi. “Ini extra ordinary crime. Penanganannya juga ekstra. Aparat penegak hukum jangan lagi menunggu. Segera bergerak dan amankan asset pemerintah yang diduga coba-coba dihilangkan,” tambah Zul List.

Sementara sebelumnya, bongkaran bangunan balerong rajawali Kecamatan Siantar Utara, hingga kini belum bisa ditapaki jejaknya. Seolah raib ditelan bumi, bongkaran bangunan balerong yang diprediksi bernilai ratusan juta rupiah, itu pun kini mulai direcoki.
Sisa bongkaran paling berharga, selain kayu kelas 2 jenis papan berikut atap zink callum.

Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kota Siantar, berikut Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya, sebagai pihak paling bertanggungjawab dalam proses pembongkaran dan pembangunan ulang Balerong Rajawali, sama-sama buang badan ketika coba diminta penjelasan terkait keberadaan sisa bongkaran bangunan Balerong Rajawali.

Pembangunan ulang Balerong Rajawali yang menelan biaya hampir Rp5 miliar dari APBN, kini belum kunjung dimanfaatkan tanpa kejelasan pasti. (Manson)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA