oleh

Sekda Siantar Makan Gaji Buta

SIANTAR | GN -Tak berkontribusi apa-apa bagi perusahaan, tapi gaji dicekik juga. Sekteraris Daerah (Sekda) Kota Siantar Budi Utari Siregar, kini ramai dipergunjingkan.

Rangkap jabatan selaku ketua Badan Pengawas Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya, sejak lama dilakoni Budi Utari. Namun sejak menjabat tahun lalu, Budi tak pernah berkontribusi apa-apa. Khususnya menyangkut berbagai masalah management.

“Gak pernah ada kontribusi dari dia (Budi Utari) selama menjabat. Buah pemikiran saja tak pernah. Tak peduli dia kondisi perusahaan yang sangat butuh perhatian,” papar sumber, identitasnya minta dirahasiakan.

Masih kata sumber, Budi Utari menerima gaji Rp6 juta perbulan. Sayangnya, sebagai ketua Badan Pengawas PD PHJ, Budi terkesan tak mau tau dengan kondisi management.

Perilaku tak layak dicontoh ini sampai ke telinga para pegawai. Tak ayal, para pegawai yang kerap gajian selalu terlambat bersumpahserapah kepada Budi. “Tak ada hati kalau begitu dia itu. Masak gaji saja mau. Memikirkan gaji kami supaya lancar dia gak pernah. Luar biasa kali lah dia itu,” gerutu seorang pegawai nama sengaja dirahasiakan.

Sementara Budi Utari yang diminta tanggapannya, enggan berkomentar.

Terpisah, pengamat kebijakan Kota Siantar, Zul List, berharap agar Wali Kota Siantar segera mencopot Budi Utari. “Kalau bisa copot saja dari jabatan ketua Badan Pengawas. Atau sekalian saja usul pemecatannya dari jabatan Sekda Siantar. Ini contoh tak baik bagi jajaran pemerintah,” tutup Zul List. ( ung )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA