oleh

Ketua PWI Sumut: Kapolres harus Pro Aktif Seret Dalang Penganiaya Jurnalis Siantar

SIANTAR | GN – Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Sumatera Utara, H Hermansjah, meminta Kapolres Siantar pro aktif menangkap dalang dan para pelaku penganiaya Tri Aditya, wartawan salahsatu media online di Kota Siantar.

Demikian disampaikan Hermansjah kepada gobernews.co.id, Sabtu malam 23.00 WIB. Sekali pun Tri Aditya sudah membuat laporan ke Polres Siantar, H Hermansjah berjanji akan tetap mengawal kasus itu nantinya. 

Diregaskan H Hermansjah, jika motifnya karena berita,  Polres Siantar tidak sulit menangkap pelaku. “Sebab sudah jelas identitasnya itu.  Mengingat, korban sebelum dianiaya, diminta datang ke TKP, tempat terjadinya penganiayaan,” tegas H Hermansjah lagi. 

Kepada seluruh lapisan masyarakat, Hermansjah juga mengingatkan, seharusnya kalau keberatan soal berita, bisa membuat hak jawab. Termasuk para pelaku, sesuai UU No.  40 Tahun 1999 tentang Pers. “Bukan malah melakukan penganiayaan. Apalagi pemberitaan yang dibuat korban sampai dari longsor di Parapat sangat mengancam jiwa masyarakat pemakai jalan, dan membuat terhambatnya arus transportasi di kawasan Kota Turis Parapat.

“Karena itu saya tekankan, Kapolresta Siantar harus pro aktif mengusut tuntas dalang pelaku tindak kriminal itu. Seret sampai ke Pengadilan. Apalagi yg melakukan gerombolan penganiayaan dan jangan ada seorangpun yang lolos dari jerat hukum,” tutup Hermansjah. 

Tri Aditya, menjadi korban pengeroyokan sejumlah pria di kawasan Jalan Kartini Kota Siantar. Sebelum dianiaya, Tri dihubungi sesorang mengaku hendak memberikan klarifikasi terkait berita yang dirilisnya beberapa waktu lalu. Yakni, aksi mafia kayu yang menjadi penyebab jembatan Sidua-dua Parapat menjadi longsor. 

Singkatnya, begitu tiba di lokasi pertemuan, Tri sempat bertemu oknum yang menghubunginya. Tapi entah bagaimana, Tri malah dianiaya segerombolan pemuda yang baru datang ke lokasi. Beruntung Tri berhasil kabur walau mengalami luka-luka. Usai mendapat perawatan medis, Tri membuat laporan ke Polres Siantar, Sabtu (13/01/2019) sore. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA