oleh

Kehadiran ASN Humbahas Minim, Sekda Pastikan Beri Sanksi

HUMBAHAS| GN – Sekretaris Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan, Tonny Sihombing, akan memberikan sanksi tegas terhadap aparatur sipilnya yang tidak disiplin masuk kerja, terhitung pascalibur 1 January 2019 dan 24-25 Desember 2018 lalu.

Hal itu diungkapkan Tonny melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (2/01/2019) sore.

Tonny menegaskan, bahwa pascalibur 1 January 2019, tanggal 2 January seluruh ASN sudah harus masuk kerja seperti hari biasa.

Bahkan, instruksi untuk masuk juga telah dilakukannya melalui via WA kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah.

Apalagi, dirinya selaku Sekda sekali pun, taat aturan dan masuk kerja sesuai kalender nasional. “Tks dinda, ini saya sedang cek,” tulisnya dalam pesan singkat sambil mengaku lagi sidak ke kantor-kantor.

Tonny pun mengaku, minimnya kehadiran aparatur sipilnya pascalibur 1 Januari 2019, akan menjadi perhatian serius. Tonny memastikan, tidak ada surat Bupati untuk perubahan mengenai aturan jam kerja maupun jam pulang kerja. Masih dipakai jam kerja seperti hari biasa. Sekali pun aparatur sipilnya adalah mayoritas beragama Kristen.

Nantinya, atas ketidakkedisplinan para aparaturnya itu, ditegaskan Tonny, akan diberikan sanksi. Ia menyebutkan, sanksi yang akan diberikan sesuai PP 53 tahun 2010, tanpa menyebut pasal berapa dan sanksi seperti apa.

“Yang pasti ada sanksi sesuai PP 53 dilaksanakan secara berjenjang,” kata Tonny.

Hingga berita ini diturunkan, berapa jumlah aparatur sipil negara pada hari pertama masuk kerja namun bolos, Tonny enggan membeberkan. “Silahkan konf (konfirmasi) dengan BKD (Badan Kepegawaian Daerah),” elak Tonny.

Sebelumnya, dari pantauan wartawan, Rabu (2/01/2019) pagi pukul 08.00 WIB, di sejumlah kantor organisasi perangkat daerah pemerintah setempat, minim kehadiran ASN.

Terpantau di kantor Dinas Peternakan dan Perikanan, dari 17 pegawainya hanya dua orang yang baru masuk kerja. Yakni, Kepala Dinas Luhut Marbun dan Sekretaris drh Rosmawaty boru Simamora.

Kepada wartawan, Luhut sangat menyesalkan sikap pegawainya yang tidak disiplin waktu dalam bekerja. Sementara, jauh hari sebelumnya sudah ada intruksi Sekda agar seluruh pegawai tepat waktu masuk jam kerja.

Menurut Luhut, ketidakdisiplinan pegawainya akan melahirkan sanksi. “Iya, kita akan melakukan pembinaan,” tegas Luhut.

Selain kantor tersebut, ditemukan juga kantor Dinas Kesehatan hanya 3 orang pegawai yang hadir hingga apel pagi pun tidak dilaksanakan.

Kepala Bidang Pencegahaan dan Pengendalian Penyakit dr Harland Sihombing,
mengakui ketidakdisiplinan jajarannya. “Gimana mau apel, hanya saya yang datang awal,” ungkapnya saat ditemui di kantornya.

Parahnya, ada kantor hingga pukul 08.32 WIB, masih terkunci. Yakni Dinas Perizinan Terpadu dan Kominfo. Itupun, terlihat di kantor Dinas Kominfo baru tiga pegawai yang hadir, yakni Sekretaris, Sanggam Tanjung, Siregar

Bahkan, ada kantor baru menaiki bendera merah putih pukul 09.14 WIB, yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Kominfo. Dan ada yang belum terpasang sama sekali yakni Dinas Badan Pengelolaa Keuangan Pendapatan (BPKAD). (gam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA