oleh

Gawat Bah…! Kontrak Pembangunan Patung Raja bukan di Adam Malik

SIANTAR | GN  – Publik sontak tersentak ketika belakangan diketahui, lokasi pembangunan patung Raja Sang Naualuh ternyata bukan di Lapangan H Adam Malik Kota Siantar. Lalu, di mana?

Musa, Pejabat Pembuat Komitmen Dinas PUPR Kota Siantar, mengakui, bahwa lokasi pembangunan patung raja tidak pernah dicantumkan di sputaran Lapangan H Adam Malik Kota Siantar. Termasuk di dalam kontrak bersama CV Askonas.

“Pada perjanjian kontrak dengan pihak rekanan CV Askonas, juga tidak pernah mencantumkan lokasi,” ujar Musa selaku PPK PUPR, yang ditemui di depan kantor Wali Kota Siantar, Jumat (7/12/2018) kemarin.

Begitu pun dipastikan oleh Musa, pemberhentian pembagunan patung yang sudan mencapai progres 30 persen, secara sah telah disepakati bersama CV Askonas.

“Penghentian kontrak dengan pihak rekanan sudah disepakati. Walau pekerjaan sudah 30 persen,” tutupnya.

“””””Lawak-lawak””””””
Pemerhati Kebijakan Publik, Jul List, mengaku sangat heran dengan pengakuan Musa. “Heran kita. Seperti ada tujuan lain dari pernyataan itu. Kita menduga, penandatanganan kontrak tanpa penjelasan lokasi, hanya akal-akalan saja. Tidak masuk akal sebuah kontrak kerja tidak menyantumkan lokasi pembangunannya. Ini lawak-lawak,” ujar Jul List. 

Dari keterangan Musa ini sambung Zul List, sangat terindikasi pembangunan tugu raja, banyak menyisakan misteri yang perlu diungkap. Aparat penegak hukum sambung Zul List, sudah sangat pantas untuk turun tangan menyelidikinya. “Karena tidak pernah terjadi kontrak pembangunan tidak menyertakan lokasinya. Ini ada apa? Patut dicurigai ini,” curiga Zul List. (Manson)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA