oleh

AKBP Doddy Dilepas Haru Biru Anggota: Terima Kasih Teman-teman Wartawan

SIANTAR | GN
Suasana haru biru menyelimuti pelepasan Kapolres Siantar AKBP Doddy Hermawan. Tak sedikit anggota Polres Siantar menitikkan air mata melepas sang pimpinan untuk bertugas ke tempat baru sebagai Kapolres Langkat.
Pelepasan AKBP Doddy yang dikemas dalam acara Temu Pisah di Ruang Utama Polres Siantar, Jumat (17/11/2018) siang, sekaligus menyambut kedatangan AKBP Heri Bertus Ompusunggu sebagai pengganti AKBP Doddy memimpin Polres Siantar. 

Prosesi acara diawali penyambutan AKBP Heri yang ditandai dengan pengalungan bunga oleh AKBP Doddy. Diselingi, Tor-tor Sombah pertanda penyambutan istimewa menurut Adat Simalungun. Serta atraksi pedang pora.

Dalam taetrikal penyambutan itu, AKBP Heri yang baru tiba di gedung Polres Siantar, langsung disambut AKBP Doddy dengan jabat tangan serta peluk hangat keakraban. Prosesi ditutup dengan menggiring AKBP Doddy keluar halaman Polres Siantar dan langsung diarak dengan puluhan becak BSA khas Siantar. Kepergian AKBP Doddy, menandakan pelepasan berakhir.
Sebelumnya, AKBP Dody Hermawan, menyempatkan menemui wartawan. Kepada para kuli tinta yang bertugas sehari-hari di lingkungan Polres Siantar, AKBP Doddy mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang terjalin antara wartawan dan Polres Siantar selama masa kepemimipinannya selama ini.
“Terima kasih kepada teman-teman wartawan yang sudah bekerja sama dengan saya dalam melakukan pekerjaan selama ini.” ucapnya.
Di saat yang sama, AKBP Heri Bertus Ompusunggu mengatakan, dirinya siap melanjutkan kinerja AKBP Doddy. ”Saya akan melanjutkan kinerja Kapolres sebelumnya dan kami siap malayani masyarakat. Bukan dilayani,” tuturnya.
Sementata hampir seluruh personil Polres Siantar, mengakui kepemimpinan AKBP Doddy yang penuh sentuhan kekeluargaan. Selama memimpin kata para personil Polres Siantar, AKBP Doddy sangat menerapkan sifat layaknya orangtua kepada anaknya.
“Beliau seperi orangtua bagi kami. Tidak seperti atasan sama bawahan. Beliau juga tidak banyak mengatur kerja personil. Tapi menekankan kepada personil untuk tahu dan mengerti melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” tegas para personil yang sebagian besar tak menyadari menitikkan air mata saat prosesi pisah sambut berlangsung. (Riki)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA