oleh

Siantar Dilanda Banjir

SIANTAR | GN- Tingginya intensitas curah hujan sepekan terakhir, membuat sejumlah kawasan di Kota Siantar dilanda banjir.

Di kawasan Gang Kenanga dan Gang Saudara, Jalan Bombongan Raya Kelurahaan Tambun Nabolon Kecamatan Siantar Martoba, setidaknya 20 kepala keluarga harus digusur dari rumah mereka akibat tergenang air hingga se-paha orang dewasa, Rabu (14/11/2018) sore.

Rosmi Sijabat selaku RT 002/ RW 01 Lingkungan 2 Kelurahaan Tambun Nabolon, mengatakan, hujan sudah mulai menggenangi rumah warga sejak Selasa (13/11/2018) sekira pukul 18.00 WIB hingga 23.00 WIB. Debit air sungai naik dan merendam rumah warga.

“Banjir kayak begini ini sudah berlangsung selama 30 tahun. Terus kami selalu minta kepada Lurah agar penanggulangan banjir lebih diperhatikan. Saban tahun setiap musrenbang,” kata Rasmi. Sayangnya, harapan agar antisipasi banjir direalisasikan, tak pernah terwujud.

“Pihak Kelurahaan terus memberikan janji, hingga sekarang tidak pernah ada realisasi dan penanganan yang serius dari pemerintah,” kesalnya

Begitu pun, warga kata Rasmi, masih tetap berharap agar Pemerintah Kota Siantar, melalui Lurah hingga ke pihak Kecamatan, segera memberi solusi mengatasi banjir.

“Rumah saya sendiri juga kebanjiran, hingga tidak bisa tidur dan makan pun tak ingat. Barang-barang harus diungsikan bahkan rumah tak bisa ditempati,” tutup Rasmi.

Sementara Lurah Kelurahan Tambun Nabolon, belum bisa diminta keterangan saat banjir melanda. (Manson)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA