oleh

15 Ribu Warga Palu dan Donggala Mengungsi

LIMBOTO | GN – Setidaknya 15352 korban selamat musibah gempa disusul tsunami wilayah Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, memilih mengungsi.

Informasi diperoleh dari Posko Limboto 132, warga memilih mengungsi lantaran kuwatir bencana susulan akan datang. Selain itu, untuk mendapatkan jaminan kebutuhan sehari-hari pascabencana.

Sampai Minggu (30/09/2018) siang, tercatat 384 korban tewas berhasil dievakuasi. Jumlah ini bisa bertambah mengingat proses evakuasi masih terus dilakukan. Masih banyak titik lokasi reruntuhan bangunan yang belum secara keseluruhan berhasil disisir.

Perincian korban tewas terdata di Rumah Sakit Wirabuana 10, Rumah Sakit Pundat 141, Masjid Raya 50, Rumah Sakit Bayangkara 161, Pentoloan 20 dan Kayu Meloe terdapat 2 korban tewas. Sementara 29 warga dikabarkan hilang.

Gempa dan tsunami dikabarkan turut merusak sejumlah fasilitas umum seperti Jembatan Kuning Talise rusak total lantaran ambruk, Hotel The Sya, Hotel Roa-Roa, Perumnas Bola Raja, Mall Tatura, Hotel Sartika, Akses Jalan Kebun Kopi terputus, Perumahan BTN Patobo hancur, Kantor TVRI, Tower ATC bandara roboh, Runway bandara 200 meter rusak, serta Anjungan Pantai Talise rusak berat. (Int/ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA