oleh

Zulkifli dan Badri antara Langit dan Bumi

SIANTAR | GN – Menjabat sebagai Dirut PDAM Tirtauli Kota Siantar, Zulkifli Lubis membawa perubahan signifikan. Berbeda jauh dengan terdahulunya, Badri Kalimantan.

Informasi diperoleh dari pegawai, sejak Zulkifli menjabat Direktur Utama, harmonisasi serta suasana kekeluargaan sontak hilang. Bahkan, kesenjangan dan jarak antara direksi dengan pegawai makin terlihat sangat jelas. “Beda kali sama Pak Badri. Dirut baru ini menjauhkan kedekatan dengan pegawai. Kayak macam gak level dia sama pegawai. Apalagi kayak kami pegawai rendahan,” kata pegawai minta nama dirahasiakan.

Bukan saja soal sikap yang terkesan angkuh. Zulkifli Lubis, bahkan langsung menerapkan batasan antara pegawai dengan jajaran direksi semakin jauh. Caranya, menutup akses masuk bagi pegawai untuk bisa menuju gedung direksi. “Ooo…. gak bisa lagi kek dulu bang. Pegawai gak bisa lagi masuk ke gedung direksi. Pintu dijaga security,” cecarnya.

Masih menurut para pegawai, dari zaman ke zaman, gedung direksi selalu terbuka bebas untuk pegawai. Bahkan, untuk masyarakat umum. Entah alasan apa, sejak Zulkifli menjabat, akses masuk dan keluar gedung direksi ditutup untuk pegawai dan masyarakat umum. “Ini kan sinyal kalau dirut baru itu orangnya tak mau membaur. Kek langit sama bumi kalau dibandingkan dengan Pak Badri yang terbuka pada siapa saja,” sindirnya.

Sementara Zulkifli Lubis belum menjawab saat dilayangkan konfirmasi Selasa (25/09/2018) malam. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA