oleh

Menguak Harapan Mustahil Para Korban Kebakaran Rakutta Sembiring

Laporan: Sutan Harefa

Daya kejut pemerintah membuat para korban kebakaran Jalan Rakutta Sembiring, meyiapkan pegas handal batiniah mereka. Menyerap bantuan hanya Rp7 juta, sedih beraduk duka.

Hampir dua pekan lamanya para korban menunggu. Kemarin, perwakilan pemerintah datang juga menyampaikan pesan itu. Langsung di hadapan para korban. “Ya, hanya Rp7 juta bisa dibantu. Nanti ditransfer ke rekening masing-masing,” begitu kira-kita kata perwakilan pemerintah di hadapan para korban.

Tak terbayang sebelumnya bantuan yang akan disalurkan sebegitu kecil. Belum lepas dari ingatan para korban, ketika Wali Kota Siantar dijabat Almarhum Hulman Sitorus. Sebanyak 17 korban kebakaran yang kehilangan tempat tinggal, diperlakukan begitu berbeda dari mereka saat ini. Ya, tahun 2014 silam.

“Cuma selang waktu sehari saja waktu itu. Almarhum Hulman langsung memutuskan dan mengumukan. Pemerintah, menanggung seluruh biaya pembangunan 17 pintu rumah korban di Jalan Perak. Berbeda dengan sekarang. Sudah seminggu lebih baru disampaikan kepada para korban. Itu pun hanya mampu memberi bantuan Rp7 juta,” keluh ketua panitia posko kebakaran, Alex Silalahi.

Sosok kepedulian pemimpin seperti Almarhum Hulman Sitorus, sontak mengiang dalam benak para korban saat itu. Andai boleh berharap, mereka ingin Hulman ada di tengah kerisauan hati mereka saat ini. Tentu itu adalah hal yang mustahil. Tapi paling tidak, publik menilai betapa penting memiliki pemimpin yang lebih peka merasa. Hari ini mereka menjadi korban. Besok lusa, bukan tidak mungkin terjadi pada yang lainnya.

“Harapan yang mustahil memang. Tapi apa sih yang tak mungkin jika Tuhan berkehendak. Hulman dalam bentuk wujud lain bisa saja didatangkan Tuhan demi meringankan beban para korban. Semoga bencana dijauhkan dari kita semua. Tak bisa lagi berharap banyak dari pemerintah yang sekarang. Para korban yang kehilangan rumah akibat kebakaran, kini berharap dalam alternatif bantuan pihak berbeda,” tutup Alex. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA