oleh

Pensiunan ASN Korem Rugi 2 Kali

SIMALUNGUN | GN -Helman Manik (73) rugi dua kali. Pensiunan ASN Korem 022/PT ini kehilangan dua unit rumah sekaligus. Satu unit yang dikontrakkan dan satu lagi yang ditempatinya.

Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah ini dipicu kebakaran di rumah kontrakan Helman, Jalan Akasia Raya Nagori Nusa Harapan Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Sabtu (25/08/2018) sekira pukul 08.00 WIB.

 Tumiar boru Regar (60), wanita yang mengontrak rumah Helman, dikabarkan telah pergi meninggalkan rumah satu jam sebelum kebakaran. “Jualan roti ibu (Tumiar) itu ke Parluasan,” ujar warga ditemui di lokasi kejadian. Tidak jelas informasinya siapa pertama sekali yang mengetahui kebakaran itu. 

Namun, api sudah membesar dari arah dapur rumah yang dikontrak Tumiar, diketahui Kastiana boru Damanik (60) saat tengah menjemur pakaian. “Dia (Kastiana) pun tak tahu kian. Ada orang yang ngasi tau waktu dia jemur pakaian,” sambung warga. Sontak Kastiana kelimpungan mengingat rumahnya berdempet langsung dengan rumah kontrakan mulik Helman. 

Suasana gaduh pecah. Warga beramai-ramai mencoba melakukan upaya pemadaman api dengan alat seadanya. Sayangnya, upaya warga tak menghalangi api menjalar ke sisi kiri dan kanan rumah kontrakan Tumiar br Regar. Rumah yang ditempati Helman akhirnya ikut terbakar, serta rumah Kastiana br Damanik tak luput dari jilatan si jago merah.
 
 Kobaran api baru berhasil padam satu jam kemudian, setelah 6 unit mobil pemadam kebakaran Pemko Siantar dan Pabrik Rokok STTC, turun ke lokasi kejadian. Tak ada korban jiwa. Tapi kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta. Polisi menduga, api berasal dari kompor di dapur rumah kontrakan Tumiar br Regar. Putra Tumiar yang saat kejadian sendirian berada di rumah, Partogi Halomoan Pasaribu (20) sulit diminta keterangan karena mengalami keterbelakangan mental. Namun menurut warga, Partogi kerap ditinggal sendiri karena kesibukan ibunya mencari nafkah.

Sementara pengakuan Sarupa br Siagian (35), Helman saat kejadian tidak berada di rumah. “Sama kami dititip rumah biar dijaga-jaga. Orangnya ke NTB ke tempat anaknya,” kata Sarupa diamini kakaknya Delima br Siagian (45). Dari peristiwa ini, dapat dipastikan Helman paling menderita kerugian terbesar. Rugi dua rumah sekaligus.

Sementara demi proses penyelidikan, polisi ikut mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah kontrakan Tumiar. (Sutan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA