oleh

Sang Merah Putih Diturunkan, Lapangan Sipef Diserbu Warga

SIMALUNGUN | GN –Penurunan Sang Merah Putih di Lapangan Sepak Bola Perusahaan Modal Asing (PMA) Perkebunan Sipef, Bukit Maraja Kabupaten Simalungun, menarik perhatian warga, Jumat (17/08/2018) sore.

Sebelumnya, proses pengibaran bendera merah putih yang dilaksanakan pada pagi harinya, juga sangat direspons warga. Camat Gunung Malela Jayamin Sipayung SPd Msi, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Komandan Upacara (Dan Up) Serma Samsul Bahri dari koramil 09 Bangun. Pusat kegiatan perayaan HUT RI ke 73 di Huta I Nagori Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun, itu turut melibatkan anggota DPRD Simalungun Suhadi SH MM selaku pembacaan Teks Proklamasi.

Hadir pada upacara baik saat pengibaran serta penurunan Sang Merah Putih, jajaran Muspika Gunung Malela, perwakilan PT Sipef, Pangulu se Kecamatan Gunung Malela, Kepala Sekolah dan Guru mulai dari tingkat SD, SMP sampai SMK. Sejumlah anggota PWRI, Pepabri, IPHI, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, Perangkat Nagori, perwakilan siswa-siswi mulai dari tingkat SD, SMP/MTs, SMK,  jajaran PNS, anggota TNI/Polri, Serikat Pekerja Bukit Maraja Mandiri (SP-BUMM) Karang Taruna, Pimpinan Parpol se kecamatan Gunung Malela, Lembaga Kemasyarakatan Desa serta perwakilan warga masyarakat se Kecamatan Gunung Malela.

Pengibaran serta penurunan bendera merah putih dimulai pukul 09.30 WIB dan 15.30 WIB, Jumat itu ditunaikan oleh Paskibra dari MTS TAMI AL-AZAR Pematang Sahkuda, dengan 45 anggota. Proses pengibaran bendera oleh Psakibra tak menemukan kendala. Kesuksesan paskib ini tak lepas dari keseriusan dalam pelatihan selama 22 hari, di bawah bimbingan anggota Polri Sektor Bangun Bripka Ridwan Simanukalit dan Bripka Khairul Saragih. 

Penggerekan bendera ke puncak tiang, terjalin kompak dengan iringan lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dibawakan kelompok paduan suara dari perangkat nagori (desa) se Kecamatan Gunung Malela. 
Beragam penampilan hiburan lainnya juga ikut menyemarakkan suasana. Seperti tari-tarian dan Drum Band  SD 091253 Pasar Lama, SD Bahkapul,  MTS AL- AZAR, MTS AL Hikma dan SD Negri Bangun. 

Selain mendapat antusias warga, sejak gelar pengibaran sampai penurunan Sang Merah Putih, jalinan keakraban seluruh komponen yang terlibat dalam upacara sangat terlihat jelas memenuhi suasana. Tak ada perbedaan, seluruh elemen seolah menyatu dalam kekeluargaan. 

“Kita sangat bangga. Upacara ini menyatukan kita semua. Kekompakan serta tali silaturahmi antarsesama komponen bangsa semakin erat. Perbedaan tidaklah bisa memecah kita. Tapi semakin memperindah hubungan kita di dalam tatanan sosial kemasyarakatan,” tandas anggota DPRD Simalungun, Suhadi. (SUTAN HAREFA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA