oleh

Miris Bah! Video Main Hakim Sendiri AKBP M Yusuf Menganiaya Omak-omak dan Anak 12 Tahun sampai Berdarah-darah jadi Viral

BABEL | GN- Aksi main hakim sendiri ternyata bukan saja menjadi dilema di tengah masyarakat. Perilaku tak simpati itu ternyata ikut merasuki aparat penegak hukum.

Di Bangka Belitung contohnya. Aksi main hakim sendiri terbukti sukses dilakukan oknum perwira polisi. Hanya masalah sepele, AKBP M Yusuf, tega menganiaya dua omak-omak berikut anak berusia 12 tahun hingga mengalami pecah bibir dan berdarah.

Berawal saat AKBP M Yusuf, mengetahui aksi pencurian di mini market miliknya. Pelaku; Atmi (41), Desi (42) dan anak Desi bernama Andi Rafly (12), bukannya diserahkan ke proses hukum, tapi malah dianiaya sesuka hatinya.

Desi, warga Kelurahan Cipayung Kecamatan Depok Jawa Barat, dipukul dan ditendang menggunakan tangan dan sandal di bagian mata kanan dan kiri hingga lebam

Sementara Atmi, warga Citayem Depok, dipukul pada bagian dahi menggunakan tangan, bagian kepala menggunakan sandal, hingga luka lebam di wajah dan
tangan kiri.

Sedangkan anak Desi, Andy Rafly yang masih duduk di bangku SD tak luput dari aksi keji itu. Pipi kiri dan kanan dipukul sebanyak 3 kali menggunakan tangan, muka dibogem hingga bibir bahagian atas pecah dan berdarah. Puas melampiaskan emosinya, M Yusuf barulah membawa ketiganya ke Polsek Pangkal Pinang untuk diproses hukum. Dalam laporannya, M Yusuf menguraikan ketiga pelaku mencuri 2 kotak susu Chil Kid, 1 kotak susu BMT, 4 bungkus mie gelas, 1 kotak susu càir frisian flag, 1 botol susu Hilo dan 1 buah selendang hijau biru dg motif bunga bunga.

Namun beruntungnya, aksi main hakim sendiri yang bikin hati terenyuh ini, berhasil direkam masyarakat dan mengunggahnya ke halaman Facebook, whats app dan sosial media lainnya. Tak ayal, video amatir itu sekejap saja viral begitu diunggah ke media sosial. Polda Kepulauan Babel yang mengetahui peristiwa Rabu (11/07/2018), itu sontak bergerak dan melakukan penyelidikan. Bahkan Dit Propam turun langsung ke lokasi mini market guna penyelidikan. Sementara M Yusuf, kontan dicopot dari jabatannya sebagai Kasubdit Kilas Ditpamobvit Polda Babel.

Surat pencopotan M Yusuf, telah diterbitkan Kapolda Babel atas nama Karo Pers Kombes Enjang Hasan, Jumat (13/07/2018), lengkap dijelaskan pencopotan dilakukan secara kilat dengan alasan M Yusuf dalam pemeriksaan Ditpropam. Berikut sekilas rekaman vodeo amatir penganiayaan yang dilakukan AKBP M Yusuf. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA