oleh

Makin Panas Bah! SAPMA PP Curiga Direksi PTPN IV Ikut Berpolitik Praktis di Pilgubsu 

SIMALUNGUN | GN – Satuan Pelajar Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA-PP) Kabupaten Simalungun, menduga jajaran Direksi PTPN IV ikut berpolitik praktis saat Pilgubsu lalu. Bah! Kok bisa?

Ketua SAPMA PP Sabar Sirait, kepada GOBERNEWS mengatakan, kecurigaan itu muncul setelah melihat jajaran Direksi PTPN IV, tidak bertindak apa-apa terhadap salahsatu laman jejaring sosial facebook dengan nama dan foto Togu Manurung. Padahal, Togu Manurung merupakan salahsatu pejabat di jajaran PTPN IV setingkat kepala bagian (Kabag) di bagian Pemasaran. Sadar tidak sadar,
Togu Manurung dalam status facebooknya, sangat terkesan mengampanyekan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut (Djarot-Sihar) saat proses Pilgubsu tengah berjalan.

“Sikap diam Direksi PTPN IV ini yang kita tangkap sebagai sinyal, ada dugaan mereka ikut berpolitik praktis. Karena Togu Manurung itu bawahan mereka. Tapi sampai sekarang, tidak diberikan sanksi apa-apa. Konyolnya, masih tercatat sebagai Kabag Pemasaran di PTPN IV. Harusnya sebagai pegawai yang makan gaji dari negara, Togu Manurung haram berkampanye seperti itu. Tapi pimpinan Togu di level direksi, tidak bertindak. Aneh sekali kan. Karena sikap diam direksi itulah kita curiga, direksi ikut terlibat dalam politik praktis,” ungkap Sabar, Rabu (11/07/2018) malam.

Ketika disinggung kemungkinan akun facebook atas nama Toga Manurung itu telah di bajak sebelumnya, Sabar menjamin hal itu bisa saja ditelusuri. Sebab jejak digital tak mudah hilang begitu saja. “Intinya bukan di situ. Dibobol atau tidak dibobol, harusnya direksi bertindak menelusurinya. Kemudian menyampaikan kepada khalayak ramai hasilnya. Inikan tidak demikian. Mereka diam seolah merestui perbuatan anak buahnya itu,” pungkas Sabar.

Terakhir Sabar menegaskan, pihaknya akan segera mengadukan jajaran direkai PTPN IV kepada Menteri BUMN untuk segera dicopot. “Begitu pun, nanti kita lihat basil penyelidikan Bawaslu Kabupaten Simalungun atas kasus tersebut.

Seperti diketahui, Togu Manurung dalam status facebooknya, mengampanyekan paslon DJOSS untuk dipilih. Bagai bola liar mengingat Togu berstatus Pegawai BUMN, laman facebook Togu kemudian dijadikan bukti dan dilapor ke Bawaslu Simalungun. Tepat pada Jumat 5 Juli 2018, Bawaslu memastikan laporan terhadap perilaku Togu layak diteruskan. Namun hingga kini, belum dapat dipastikan apakah Bawaslu telah menyimpulkan kelanjutan proses hukum terhadap Togu.

Terpisah, Humas PTPN IV S Siregar, coba dikonfirmasi belum berkenan memberikan keterangan. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA