oleh

RAPI Siantar Kerahkan Repeater dalam Proses Pencarian Korban KM Sinar Bangun

PARAPAT | GN – Upaya pencarian penumpang Kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba terus dimaksimalkan. Demi memudahkan komunikasi dalam proses pencarian, tim Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) turut dikerahkan.

Ketua RAPI Kota Siantar Ismail Syariza kepada GOBERNEWS di Parapat mengatakan, sejak awal proses pencarian korban kapal tenggelam, RAPI Wilayah 02.18 Kota Siantar, sudah turun ke lokasi. “Tanpa diminta sesungguhnya kita sudah turun ke lokasi sejak awal,” tegas Ismail, Rabu (20/06/218) pagi.

Begitu pun sambung Ismail, pihaknya baru secara resmi diminta untuk terlibat aktif pada Selasa (19/06/2018) kemarin. Salahsatu langkah mengoptimalkan komunikasi dan koordinasi proses pencarian serta penyisiran ke lokasi perairan Danau Toba, Ucok (begitu sapaan akrabnya) segera mengoperasikan pemancar ulang alias Repeater. Alat pemancar ini sambung Ucok, akan dicantolkan pada tower di kawasan camping grown Parapat. Saluran Repeater berada pada frekwensi RX142.025 Mhz.

Akses untuk Sumut-Medan bisa bergabung di frekwensi TX 143.575 (+1.55 Mhz) T. 71.9. Selain itu, Simplex 142.180 Mhz, 143.17 Mhz dan 143.620 Mhz. Sementara Siantar-Simalungun, bisa bergabung di saluran RX 142.760 Mhz, TX 143.360 (+.60 Mhz) T. 88.5.

Masih kata Ucok, dengan beroperasinya Repeater nantinya, seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian akan dengan mudah berkomunikasi sekalipun dengan jarak yang berjauhan. “Mudah-mudahan saja hand talky antar petugas yang melalukan proses penyisiran dapat tersambung satu sama lainnya di frekwensi yang kita tentukan. Ini demi mengantisipasi tatkala sinyal handpone tak bisa berperan,” sambung Ucok.

Sementara itu sambung Ucok, prose pengoperasian Repeater diperkirakan rampung sebelum malam hari. Sejauh ini, proses pencarian korban Kapal KM Sinar Bangun masih berlanjut. (Paris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA