oleh

Jenasah Kakak Ipar Ditemukan Terkubur, Manik Buru-buru Bunuh Diri

SIMALUNGUN | GN – Di tengah proses evakuasi jenasah Berta boru Rajagukguk (48) yang ditemukan tewas terkubur di areal perkebunan sawit masih berlangsung, Edis Manik (44) terlihat gugup lalu buru-buru pulang dan bunuh diri.

Sebelumnya, warga Huta III Nagori Sei Torop Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun, pada Selasa (19/06/2018) sejak pukul 6.00 WIB, beramai-ramai mencari keberadaan Berta yang dikabarkan menghilang sejak sehari sebelumnya. Tepat sekira pukul 10.00 WIB, pencarian membuahkan hasil. Berta akhirnya ditemukan tak bernyawa dalam kondisi terkubur di areal perkebunan kelapa sawit.

Edis yang ikut dalam proses pencarian kakak iparnya (istri abang kandung) itu, sontak gugup dan meninggalkan lokasi penemuan jenasah. Dengan  alasan hendak makan, Edis yang kikuk pergi begitu saja meninggalkan proses evakuasi yang masih berlangsung. Polisi yang ikut dalam proses pencarian tersebut, curiga melihat gelagat Edis. Benar saja. Tak lama usai penemuan jenasah Berta, kegaduhan di tengah warga kembali pecah ketika Edis ditemukan tewas tergantung di dapur rumah.

Besta boru Aritonang (48) yang baru pulang dari lokasi penemuan jenasah Berta, pertama kali melihat suaminya tergantung dalam keadaan tak bernyawa, sontak terkejut dan meminta pertolongan Sabar Sitorus selaku Gamot, untuk menurunkan jenasah Edis. Tak ayal, suasana kampung kembali heboh dengan aksi gantung diri Edis. Polisi menduga, Edis lah pelaku pembunuhan terhadap Berta boru Rajagukguk. Salain diketahui keduanya pernah cekcok, aksi bunuh diri Edis dinilai hanya ingin menghindar dari persoalan hukum dunia.

Begitu pun, Kapolsek Bosar Maligas AKP Rahidin Siregar, masih tetap melakukan penyelidikan dan penyidikan demi kesimpulan yang akurat. (Sutan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA