oleh

Klop! Simalungun Mayoritas Keluhan Petani hanya soal Kelangkaan Pupuk Subsidi

SIMALUNGUN| GN – Setelah lima hari melakukan ekapedisi di sejumlah kawasan Simalungun, tim Jaringan Petani & Nelayan Djarot-Sihar (JP&N-DJOSS) menerima keluhan petani hanya di soal spekulasi harga pupuk bersubsidi.

Demikian disampaikan Ketua Tim JP&N-DJOSS, Dunner Siagian, Jumat (8/06) siang. “Lima hari kami merambah kawasan Simalungun. Hampir semua kawasan pertanian kami datangi untuk mendengar keluhan para petani. Hasilnya, mayoritas petani mengeluhkan soal kelangkaan dan spekulasi harga pupuk bersubsidi,” tegas Dunner.

Keluhan petani nanti sambung Dunner, segera diteruskan kepada Pak Djarot dan Pak Sihar, untuk selanjutnya dibedah demi mencari formulasi tepat dalam mengatasinya. Begitu pun sambung Dunner, petani Simalungun yang telah mereka datangi seperti Pematang Sidamanik, Sidamanik, Raya, Pematang Bandar, Bandar, Gunung Malela, Tanah Jawa, Hutabayu Raja, Gunung Malela, Ujung Padang, Bosar Maligas dan sebagainya, diimbau untuk tetap sabar dan tidak apatis dengan problema yang kini mereka hadapi.

“Perhatian Pak Djarot dan Pak Sihar terhadap petani saya pastikan sangat serius. Pasangan ini menginginkan para petani bisa nyaman dalam meningkat produksi pertanian. Kendala petani kelak ketika Sumut dipimpin Pak Djarot dan Pak Sihar, tidak akan dibiarkan. Semua akan diatasi,” ujar Dunner menegaskan.

Setelah Simalungun tambah Dunner, Tim Ekspedisi JP&N DJOSS, akan menyasar ke kawasan Tobasa. “Insha Allah H-3 lebaran, kita bisa menuntaskan ekspedisi ke seluruh kabupaten kota guna menampung aspirasi petani dan nelayan. Keseluruhan dari hasil penjaringan problem petani dan nelayan yang kita temukan dalam perjalanan, akan kita sampaikan secara berkala untuk digodok dan dicarikan formulasi tepat dalam mengatasinya,” tutup Dunner. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA