oleh

Anggota Dewan Ini Akhirnya Dilepaskan Warga Setelah….

SIANTAR | GN -Kawasan Kelurahan Baru Kecamatan Siantar Utara Kota Siantar, dikenal padat penduduk. Di salahsatu warung tepat di Jalan Perak, tampak warga berkerumun. Apa gerangan?

Terik matahari menyengat Sabtu siang (28/04) sekira pukul 13.00 WIB. Dari kejauhan, Warung Pak Tabalan, tampak ramai. Agak lebih ramai dari hari biasanya. “Ada anggota dewan bang,” sergah salahseorang warga sekitar yang berdiri tak jauh dari warung tersebut. Sedikit melangkah menuju warung, dialog bersahutan langsung terdengar riuh namun penuh kesantunan.

Semakin dekat ke warung, jelaslah bahwa ternyata, warga sedang berdialog dengan anggota DPRD Siantar dari Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Siantar, Nurlela Sikumbang. Tampak sekali keakraban warga dengan anggota Komisi I DPRD Siantar itu. Makan bersama, selepas lelah mengawasi perbaikan jaringan dan penggantian lampu jalan di seputaran kampung itu. “Sini! makan dulu,” sambut Nurlela pada awak gobernews.co.id, sambil menunjukkan rasa penasarannya mengapa GOBERNEWS bisa mencium kegiatannya saat itu.

“Oooo…. bagus sekali. Begitulah masyarakat kita. Mereka lebih mengerti ketika kita sebagai wakil rakyat mau memperjuangkan aspirasi mereka,” jawab Nurlela setelah mendapat penjelasan, bahwa GOBERNEWS hadir untuk memenuhi undangan warga yang ingin kegiatan itu dipublikasikan. “Saya tak terpikir sebelumnya untuk itu. Saya takut ria. Apalagi, ini memang tugas dan kewajiban saya selaku wakil mereka di dewan. Ini juga dapil saya. Soal publikasi nanti, karena ini inisiatif warga, saya tak bisa cegah,” ujar Nurlela sennyum menyetel jilbabnya.

Sudah 3 Tahun Lampu Jalan Padam

Pengurus Masjid Taqwa Jalan Perak, Dahardi, kepada gobernews.co.id mengatakan, kampung mereka sudah 3 tahun gelap gulita saban malam hari. “Bayangkan saja, setiap musrenbang selalu kami meminta penggantian lampu jalan. Tapi tak pernah terealisasi,” kesal Dahardi. Jelang Ramadhan, Dahardi kuwatir kampung mereka tetap gelap gulita. “Akhirnya, kami memohon pada Bu Nurlela. Alhamdulillah, dua hari langsung realisasi,” pungkasnya.

Sama halnya dengan Siti Armi, keluhan warga kini selesai sudah selama 3 tahun menanti. “Kalau kami tahu bisa begini, tak perlu kami menunggu 3 tahun. Kekuatiran kami selama ini selalu muncul kalau malam hari. Kan bisa saja kalau gelap, tindakan-tindakan tak diinginkan terjadi di kampung ini,” ungkap Armi.

Sementara tokoh masyarakat setempat, Ir Bonatua Pospos, memastikan pada tahun 2019 mendatang, warga sekitar akan melepaskan Nurlela kembali maju bertarung di Pemilihan Legislatif. “Kami pastikan dukungan kami kepada Ibu Nurlela di Pileg mendatang. Beliau benar-benar bisa menjadi andalan untuk menyahuti aspirasi warga,” tutup warga.

Nurlela sendiri berjanji untuk tetap menjadi wakil rakyat yang amanah. Beragam keluhan warga takkan dibiarkannya berlarut-larut. Tak hanya soal pelayanan pemerintah soal infrastruktur, sosial dan kesehatan serta keagamaan siap diakomodir. Terkait rencana maju kembali di Pileg mendatang, Nurlela menyerahkan sepenuhnya kepada Sang Khalik. “Itu kita serahkan kepada Allah SWTsepenuhnya,” tutup Nurlela. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA