oleh

Hefriansyah Bisa Gol Dalam Pemakzulan

SIANTAR| GN -Indikasi pemakzulan Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor bisa gol, sangat menguat. Berikut pengamatan pemerhati pemerintah, Arif Dermawan.

“Indikasi paling mencolok itu karena Hefriansyah bukan kader partai politik (Parpol) mana pun. Walau belakangan ini beliau sudah mulai mendekatkan diri ke parpol, bahkan pernah bertandang ke pentolan PDI Perjuangan, itu belumlah bisa dijadikan benteng untuk membendung upaya pemakzulan,” ungkap Arif, Sabtu (28/04) pagi.

Di lain sisi sambung Arif, Hefriansyah akan semakin sulit untuk membendung upaya angket dengan tujuan pemakzulan, lantaran meninggalkan historis kurang harmonis dengan Partai Demokrat selaku partai pengusungnya pada Pilkada lalu. Selain pemilik kursi terbanyak di parlemen, Demokrat sedikit banyak bisa memberi warna dalam menentukan arah di DPRD Siantar. Pasalnya, palu pimpinan dewan masih di genggaman partai besutan SBY itu.

“Perlu diingat juga, Ketua Partai Demokrat Kota Siantar, Togar Sitorus, adalah Wakil Wali Kota Siantar yang sangat mungkin berkeinginan menjadi wali kota. Sehingga, daya desak untuk pemakzulan akan semakin kuat,” ungkap Arif.

Belum lagi sambungnya, gelombang desakan dari elemen masyarakat kepada DPRD Siantar agar digelar Sidang Paripurna Hak Angket, terus mengalir deras. Sampai saat ini saja, sedikitnya 7 elemen masyarakat sudah menyampaikan desakannya secara resmi kepada dewan. Agar, Hefriansyah segera dimakzulkan.

Jika ingin mempertahankan singgasananya, Hefriansyah diingatkan untuk serius menyikapi hal ini. Selain demi mengamankan kekuasaannya, bila Hefriansyah mampu mencairkan situasi panas ini, maka kekuwatiran aksi negatif akan ikut sirna. “Jangan kita berfikir gampangnya saja. Belum bisa kita memastikan besok lusa akan bagaimana jadinya. Sebelum hal-hal negatif muncul, Hefriansyah wajib lebih dulu mengantisipasinya,” tutup Arif.

Informasi diperoleh dari salahsatu pejabat Pemko Siantar, Hefriansyah sesungguhnya sudah berupaya merangkul pihak yang beseberangan itu. Akan tetapi, belum sampai pada titik pertemuan, upaya gagal di tengah jalan. Begitu pun, Hefriansyah disebut-sebut, tidak tinggal diam untuk mengajak pihak yang berseberangan duduk bersama mencari solusi yang terbaik. “Ini kita lagi mencari jalan terbaik untuk menyelesaikannya secara baik pula. Kita berharap, masalah ini bisa cepat selesai,” ungkapnya.

Sementara inisiator dalam upaya pemakzulan Wali Kota Siantar, Jan Wiserdo, mengaku pernah dihubungi langsung oleh wali kota sebelum aksi pertama digelar di kantor dewan pekan silam. Sayang, Jan Wiserdo enggan membuka isi pembicaraannya saat itu. “Tidak etis lah, cuma saya tidak akan goyah. Ini pertaruhan Etnis Simalungun. Bukan lagi Jan Wiserdo pribadi,” tutupnya. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA