oleh

Alasan Badri Tak Ikut Seleksi Direksi Mengundang Simpati

SIANTAR

Direktur Utama PDAM Tirtauli Kota Siantar Badri Kalimantan, memastikan tak ikut penjaringan seleksi Direksi PDAM Tirtauli Kota Siantar. Apa alasannya?

Kiprah Badri Kalimantan berawal pada masa kepemimpinan Wali Kota Siantar RE Siahaan. Lewat seleksi panjang dan dinyatakan sebagai peserta yang lolos seleksi terbaik pada saat itu, Badri lalu dilantik sebagai Direktur Utama PDAM Tirtauli Kota Siantar. Selama menjabat, Badri sukses menuntaskan beragam persoalan di tubuh management perusahaan air itu. Indikasi keberhasilan Badri terpampang jelas ketika pergantian Wali Kota Siantar dari RE Siahaan ke Hulman Sitorus, Badri masih diberi kepercayaan dengan diangkat kembali sebagai Dirut untuk periode ke dua tanpa harus melewati tahapan seleksi.

Saat ini, memasuki masa akhir jabatannya berakhir, Badri dipaksa berhenti oleh masa jabatan yang akan berakhir April 2018 mendatanh. Berbeda dengan Wali Kota Siantar Almarhum Hulman Sitorus, wali kota saat ini tak berkenan mengangkat Badri kembali untuk periode ke tiga, Hefriansyah Noor lebih memilih seleksi terbuka yang bisa diikuti siapa saja. Kesempatan yang lebih luas dibuka wali kota, ternyata tak merangsang Badri untuk mau mengikuti seleksi terbuka. “Saya gak usah lah ikut. Saya mau ada kader baru yang meneruskan. Biarlah yang muda kita percayakan. Kita istirahatlah dulu bang,” tegas Badri mengundang simpati.

Siapa pun kelak memimpin PDAM Tirtauli Kota Siantar, Badri berharap untuk selalu menguatkan tim kerja di tubuh perusahaan. Selalu berupaya lebih meningkatkan pelayanan, dan jangan kecewakan wali kota sebagai owner dari perusahaan. “Semoga nanti yang terpilih akan mampu menjadikan PDAM lebih baik lagi dari saat ini,” tutup Badri tertawa kecil, Rabu sore (14/02/2018) sore. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA