oleh

Hamam Soleh bikin Malu

SIANTAR | GN- Sikap tak layak yang dipraktikkan Kabag Humas Pemko Siantar, Hamam Soleh, hanya membuat malu Sekda Siantar Budi Utari Siregar.

Pernyataan itu disampaikan ketua Forum Masyarakat Anti Korupsi Siantar-Simalungun (Formaksis), M Chairuddin, Rabu (17/10/2018) pagi. “Itu sikap kekanak-kanakan yang dipraktikkannya. Hamam Soleh mungkin terbawa mental ‘non job’ selama hampir 20 tahun,” sindirnya.

Masih kata M Chairuddin, sikap Hamam Soleh
secara langsung atau tak langsung, nantinya hanya akan berdampak negatif kepada Sekda Siantar Budi Utari. Sebab, sebagai penyambung lidah Pemko Siantar, Hamam Soleh tidak menjalankan tugasnya secara menyeluruh.

“Ini harus menjadi catatan penting bagi Sekda Siantar selaku pembina ASN di jajaran Pemko Siantar. Kalau bisa segera mengingatkan Hamam Soleh untuk mau berubah dan lebih dewasa. Mental pejabat harusnya lebih terbuka dalam menjalin komunikasi. Termasuk dikritisi. Jangan sampai memutus komunikasi ke masyarakat karena hanya merusak sistem yang sudah berjalan sejak lama. Kalau gak bisa lagi dibina, usulkan pencopotannya,” ulas Chairuddin lagi.

Diakui Chairuddin, terkadang konfirmasi dari wartawan kerap tendensius. Namun sebagai pejabat yang digaji dari uang rakyat, mau tidak mau, suka tidak suka, Hamam Soleh wajib memberikan klarifikasi. Apalagi menyangkut dengan kepentingan masyarakat. “Jadi bukan memblokir nomor wartawan. Ini sungguh menunjukkan kualitas dan moral yang tidak baik. Apalagi tugas Hamam Soleh bagian dari itu,” sambungnya.

Sebelumnya, Hamam Soleh dilayangkan konfirmasi oleh wartawan salah satu media online. Terkait, adanya informasi yang menyebut dirinya berjanji akan membantu kesuksesan salah satu bakal calon Wali Kota Siantar untuk ditetapkan sebagai calon wali kota. Sayangnya, bukannya memberi jawaban, Hamam Soleh justru memblokir nomor wartawan tersebut. (ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI