oleh

GMNU: Hefriansyah sudah Selesai

SIANTAR | GN- Selama masa kepemimpinan Hefriansyah Noor, tidak tampak perubahan kemajuan Kota Siantar. Saran kepada petahana itu, segeralah sadar diri dan tak usah lagi mencoba peruntungan dengan ikut Pilkada  Kota Siantar 2020 mendatang.

Demikian kritik disampaikan Ketua Generasi Muda Nadlathul Ulama (GMNU) Siantar Simalungun, Immanuddin Damanik, Jumat (11/10/2019) sore. Lebih dari itu, masih Immanuddin, Hefriansyah bahkan gagal dalam mengurus pemerintahannya sendiri.

“Jadi terlalu jauh keinginan Hefriansyah itu jika ingin mencalonkan kembali sebagai Wali Kota Siantar di Pilkada 2020. Jangankan ngurusi masyarakat, ngurusi pemerintahannya saja dia gagal,” sebut Immanuddin.

Pencopotan Sekda Siantar Budi Utari lanjut Immanuddin, sebagai tolak ukur paling pundamental dalam pemerintahan Hefriansyah. Belum lagi, kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Siantar beberapa waktu lalu.

“Itu saja (OTT) sukur-sukur Hefriansyah lolos walau namanya disebut-sebut ikut terlibat dalam penerimaan aliran dana pemotongan upah pungut pegawai. Kok gak sadar mau nyalon lagi. Kita belum bahas lagi soal sejumlah kepala dinas yang jadi tersangka,” ungkapnya.

Immanuddin menegaskan, dengan sederet kegagalannya, Hefriansyah jika tetap ngotot ingin menaruh peruntungan di Pilkada 2020 mendatang, sulit untuk menanag. “Dia (Hefriansyah) sudah selesai. Tamat,” cecar Immanuddin seraya menambahkan, jangankan pembangunan ekonomi warga, masa kepemimpinan Hefriansyah miskin pembangunan infrastruktur, sosial dan religius. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI