oleh

Zul List: Hefriansyah Ternyata Lebih ‘Sakti’ dari yang Diduga

example banner

SIANTAR | GN- Jika Budi Utari Siregar banyak mendapat pujian karena kerendahan hatinya, Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor, tak kalah  sanjungan karena keberaniannya.

Pemerhati kebijakan publik, Zul List, bahkan menegaskan rasa salut kepada Hefriansyah karena ‘saktinya’ dengan mengganti Sekda Kota Siantar dari tangan Budi Utari Siregar, ke pangkuan Kusdianto.

“Salut saya. Hefriansyah ternyata lebih ‘sakti’ dari yang diduga. Luar biasa,” tegas Zul List, Selasa (1/10/2019) pagi. Ditambahkan Zul List, akhir masa jabatan Hefriansyah Noor, sebagai Wali Kota Siantar, diprediksi tuntas sebelum April 2020. Atau bahkan, bisa saja jauh sebelum itu. Artinya, 6 bulan lagi masa jabatannya akan berakhir.

Di dalam Permendagri Nomor 73/2016,

secara tegas melarang kepala daerah melakukan pergantian pejabat apalagi sekda, di masa 6 bulan memasuki masa akhir jabatan. Serta, 6 bulan sejak dilantik sebagai kepala daerah. Kalau pun bisa mengganti, harus mendapatkan persetujuan dari pemerintah atasan. Menteri Dalam Negeri cg Dirjen Otomi Daerah.

Larangan di dalam Permendagri tentang Pendelegasian Wewenang Penandatanganan Persetujuan Tertulis untuk Melakukan Penggantian Pejabat di Lingkungan Pemerintah Daerah, inilah yang tak dianggap Hefriansyah sebagai acuan di dalam pergantian Sekda Siantar.

Sebelumnya, DR Timbul AP SE SH LLM, menyebut jika pergantian Sekda Siantar menabrak Perpes Nomor 3 tahun 2018, PP 58, UU ASN tahun 2014 dengan Konsideransi PP 30 tahun 2019, dan Kepmendagri Nomor 16 tahun 2003. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI