oleh

Tarif Pasang Baru PDAM Tirtauli Kota  Siantar Bikin Gusar

example banner

SIANTAR | GN-Masyarakat Kota Siantar yang belum menikmati pelayanan air bersih PDAM Tirtauli Kota Siantar, terus gusar. Biaya pasang baru mahal dan sulit terjangkau.

Bengkaknya biaya pasang baru bagi calon pelanggan, tak lepas dari kebijakan PDAM Tirtauli yang angkuh dan sombong. Di mana, tiap calon pelanggan diwajibkan membayar pipa tambahan distribusi yang ditentukan management perusahaan.

“Harga pipa yang ditetapkan perusahaan mahal kali Bang. Padahal ada harga yang lebih murah. Tapi gak boleh. Harus sesuai dengan merk yang ditetapkan PDAM,” ujar Siswanto, warga Kelurahan Melayu, Senin (30/09/2019) pagi.

Ironinya, pipa distribusi yang dibeli pakai uang pelanggan, wajib diikhlaskan sebagai asset PDAM Tirtauli lewat surat pernyataan yang ditandatangi langsung pelanggan. “Kan aneh. Pakai uang kita membelinya, tapi harus kita serahkan kepada PDAM sebagai asset perushaan. Mengakali kali,” tandas Siswanto yang sempat mengeluarkan kocek hingga Rp4 juta saat memohon pasang baru.

#Membantu Warga Tak Mampu#

Mahalnya biaya pasang baru terus menjadi pergunjingan di tengah masyarakat. Fenomena ini pun direspons pihak PDAM Tirtauli dengan memberikan keringanan biaya bagi warga kurang mampu. Sekali pun tetap dikenakan biaya Rp200 ribu, bantuan itu juga sangat irit. Bahkan, penerima bantuan harus rela meter airnya diletakkan jauh dari rumahnya.

Seperti yang terealisasi di Jalan Talansia Saragih Kelurahan Tanjun Tongah Kecamatan Siantar Sitalasari. Satu-satunya penerima bantuan, hanya bisa pasrah diperlakukan seperti itu. Bukan saja makin cemas, jauhnya letak meteran air dari kediamannya, membuatnya kini jadi menanggung beban moral ke masyarakat. Pasalnya, meter air bantuan itu diletakkan di bahu jalan umum. Saat pemasangan, bahu jalan bahkan tembok penahan parit dirusak oleh petugas pemasang pipa distribusi PDAM Tirtauli.

Direktur PDAM Tirtauli Kota Siantar, Zulkifli Lubis, melalui Humas R Sitanggang, mengaku belum mengetahui hal itu. Sehingga menegaskan akan mengecek terlebih dahulu. “Nanti kita cek,” katanya. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI