oleh

Ssssttttt…! Wali Kota Copot Sekda Siantar Terkait Rp35 Miliar?

example banner

SIANTAR | GN- Tak peduli menabrak Peraturan perundang-undangan, Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor, mencopot Sekda Siantar Budi Utari. Apa iya ada kaitannya dengan uang Rp35 miliar?

“Dugaan saya menghilangkan jejak saja. Perihal kebijakan wali kota yang sudah terbongkar di mata Irwasda. Soal pertanggungjawaban penggunaan SiLPA sebesar Rp35 miliar pada mata anggaran 2018/2019 lalu,” terang DR Timbul AP Siahaan SE AK SH LLM, Jumat (27/09/2019) pagi

Masih dijelaskan Timbul, penggunaan SiLPA yang konon katanya untuk penyertaan modal tiga perusahaan daerah, menjadi masalah karena wali kota tidak dapat mempertanggungjawabkannya saat Irwasda melakukan audit rutin triwulan ke dua terhadap pengelolaan APBD 2019/2020 kemarin.

“Sebenarnya dugaan saya berat ke sana. Iluatrasinya, ada perintah wali kota yang terpaksa tak dijalankan sekda. Ya, mungkin karena menabrak aturan perundang-undangan. Alhasil, soal penggunaan SiLPA ini terbongkar. Jadi temuan dalam audit Irwasda. Sekali pun memang belum tertindaklanjuti karena masih dalam masa konklusi (mata anggaran 2019/2020 belum berakhir) saat ini. Tapi ini tetap akan menjadi masalah ke depan,” ujarnya.

Masih Timbul menegaskan, dugaan penggunaan SiLPA yang sulit dipertanggungjawabkan inilah lebih mendominasi dalam pencopotan Budi Utari. “Bisa kita bedah Perpes Nomor 3 tahun 2018, PP 58, UU ASN tahun 2014 dengan Konsideransi PP 30 tahun 2019, dan Kepmendagri Nomor 16 tahun 2003. Ini semua ditabrak habis oleh wali kota. Jadi pencopotan sekda itu cenderung mengarah kepada hal-hal negatif saja. Tanpa payung hukum. Budi Utari bisa mem PTUN kan ini,” tandas pemerhati hukum ini menjabarkan.

Sementara Sekda Siantar Budi Utari, belum mau memberikan keterangan soal langkah apa yang akan dutempuhnya kelak. “Saya belum terima apa apa. SK apa? Gak ada,” ujarnya.

Terpisah, Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor, lewat Kabag Humas Pemko Siantar Hamam Soleh, belum memberikan keterangan terkait payung hukum apa yang digunakan di dalam pergantian Sekda Siantar.

Sekadar diketahui, Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor, mengganti Budi Utari dan menempatkan Kusdianto sebagai PLh Sekda Siantar. Budi Utari, dimutasi ke Sat Pol PP tanpa jabatan. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI