oleh

Bonatua Desak KPK Tetapkan Status Hefriansyah Noor

example banner

SIANTAR | GN- Ketua Majelis Muslimin Indonesia (MMI) Kota Siantar, Ir Bonatua Pospos, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar menetapkan status hukum Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor, terkait penggunaan uang diduga hasil korupsi eks Bupati Batu Bara OK Arya.

“Ketika tahun lalu saya beraudensi ke KPK, salahsatu pimpinan KPK mengaku pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Hefriansyah terkait penggunaan uang dari OK Arya. Bahkan, hasil pemeriksaan mengarah pada potensi peningkatan status dari saksi menjadi tersangka. Pimpinan KPK waktu itu berjanji akan mengumumkan status pasti Hefriansyah. Sayangnya, sampai sekarang, janji pimpinan KPK itu belum terwujud,” kata Bonatua, Kamis (22/08/2019) pagi.

Di ujung masa jabatan pimpinan KPK saat ini, masih Bonatua, sudah saatnya bagi KPK untuk segera mewujudkan janji tersebut. Jangan sampai, pimpinan KPK habis masa jabatan dengan meninggalkan hutang janjinya. Sebab itu tambah Bonatua, hanya akan merusak nama baik pimpinan KPK ke depannya.

“Di bawah kepemimpinan Agus Raharjo, keberhasilan KPK yang luar biasa, jangan sampai rusak hanya gara-gara satu kasus Hefriansyah semata. Kita mendesak pimpinan KPK memerhatikan psikologis ini demi nama baik mereka ke depan hari,” sambung anggota DPRD Kota Siantar periode 1997-2002 ini.

Sosok unsur pimpinan Partai PDI era 1996 ini juga berharap, dengan adanya kepastian status Hefriansyah bersih atau tidak dalam penggunaan uang dari OK Arya, tentunya akan membuat warga Kota Siantar tidak lagi penasaran. Apalagi, nama Hefriansyah saat ini ikut terseret-seret di Poldasu dalam kasus OTT Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Siantar. “Bersih tidaknya Hefriansyah dalam penggunaan uang OK Arya, harus tetap diumumkan agar tafsir masyarakat tidak negatif,” tutup Bonatua.

Sekadar mengingat, Hefriansyah Noor sempat diperiksa KPK terkait uang milaran rupiah yang dipinjamnya dari OK Arya. Walau dalam pengakuannya uang itu sudah dikembalikan, Hefriansyah tetap menjalani beberapa kali panggilan KPK untuk diminta keterangannya sebagai saksi. Setelah diperiksa, hingga kini status Hefriansyah di KPK hanya sebatas saksi. (Ung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI