oleh

Polda Sumut ‘Gudang’ Pati Polri Terbaik Calon Kapolri

Catatan: ZULKIFLI TANJUNG, Dewan Pengarah GOBERNews.co.id

Sejarah mencatat, bahwa perwira yang pernah bertugas di Polda Sumut, adalah para pemimpin Polri masa depan. Para perwira tingginya (pati), Polda Sumut menjadi wilayah lompatan untuk menjadi Kapolri atau Waka Polri. Sejak era reformasi hingga hari ini, tercatat 3 mantan Kapolda Sumut menjadi Kapolri dan satu menjadi Waka Polri.

Hari ini, genap setahun Irjen Drs Agus Andrianto SH MH memimpin di Kepolisian Daerah Polda Sumut. Catatan prestasinya pun tak kalah hebat dengan para pendahulunya. 100 hari masa kepemimpinannya, Medan yang sebelumnya menjadi ‘hutan’ reklame dibabat habis tanpa pandang bulu, termasuk reklame menyangkut soal Kepolisian. Ketegasan jenderal polisi asal Blora, Jawa Tengah, ini pun membuat Medan bersih dari reklame yang tumpang tindih.

Polda Sumut adalah ‘gudang’ para pati berprestasi yang setelah masanya, dipercaya menjabat sebagai Kapolri. Kita mengingat nama Jenderal Sutanto, atas prestasinya yang membabat habis perjudian di Sumut ini. Lalu ada nama Jenderal Bambang Hendarso Danuri, dan Jenderal Badrodin Haiti. Tiga Kapolda Sumut ini menjabat Kapolri di masanya. Sedangkan mantan Kapoldsu Komjen (purn) Oegroseno sempat menduduki jabatan Waka Polri.

Sebagai warga Sumut, kita patut berbangga jika Kapolri mendatang adalah para perwira yang pernah bertugas di daerah ini. Terlebih jika Pati tersebut berdarah asli Medan. Kapoldasu Irjen Agus Andrianto ‘nyaris’ berdarah Medan, selain lama tugas di Sumut, Irjen Agus pun beristri kan orang Medan yang secara emosional pasti akan lebih memperhatikan putra putri dari Sumut kelak.

Irjen Agus Andrianto adalah salah satu Pati terbaik saat ini, selama setahun menjabat banyak prestasi yang tercatatkan. Sikap tegas perwira Polri lulusan Akabari tahun 1989, ini menjadi catatan penting dalam menkondusifkan wilayah Sumatera Utara saat Pileg beberapa waktu lalu. Jenderal yang lebih separuh kariernya di dunia reserse ini, pun sangat layak untuk mendapat promosi jabatan pada jenjang yang lebih tinggi.

Sumut adalah Provinsi yang menjadi barometer prestasi perwira Polri, terutama untuk para Kapolda. Jika lolos dan dicatat berhasil, maka perwira Polri itu akan mendapatkan posisi sebagai Kapolda Jatim atau pun Kapolda Metro Jaya. Dari kedua wilayah inilah, para Pati Polri ini akan mendapatkan job setingkat lebih tinggi untuk maju sebagai calon Kapolri. Disini lah peran penting presiden, yang memiliki hak prerogatif.

Pada periode kedua ini, Jokowi nyaris tak punya tekanan politik lagi. Sehingga akan lebih mudah dalam menentukan pilihan sesuai dengan kepentingan rakyat, berdasarkan kinerja dan prestasi. Sehingga tak akan ada lagi Pati Pati Polri yang berprestasi terganjal hanya karena ‘permintaan’ politik. Sebagai warga Sumut, kita berharap kelak putra putra terbaik yang pernah bertugas di Sumut, akan mendapatkan posisi tertinggi di lingkungan aparatur negara berseragam coklat itu. (Selesai)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI